Tuesday, May 28, 2019

New Record!

Setelah sebelumnya rekor jalan kaki di Bandung, kurang lebih 20 ribuan langkah, akhirnya pecah lagi rekor jalan kaki sebanyak 26.453 steps (± 20.2 Km). Fuiiih.... ampe gemeter kaki rasanya..

Mulai dari jalan pagi di CFD Sudirman, Jalan-jalan ke Taman kota srengseng, Nyasar ke Stasiun Grogol, Dinner sama someone di Blok M dan terakhir nyobain naik MRT untuk pertama kali.

Karena kebetulan memang lagi cuti, beberapa hari setelahnya masih banyak jalan kaki juga tapi di hari ketiga tetiba dada terasa sesak di tengah jalan dan akhirnye memutuskan untuk pulang ke rumah dan langsung blass tidur.


Tuesday, April 23, 2019

Minggu Nostalgia

24 Februari 2019,

Sudah hampir 2 pekan saya ada di Medan, biasa, urusan pekerjaan. Dan pada hari minggu siang, saya memberi usul untuk makan siang di Warung Steak, di Jalan Ahmad Yani. Alasannya, lagi akhir bulan, gajian belum masuk tapi ingin makan sesuatu yang sedikit fancy.

Sesampai disana, warung Steak masih sepi,mungkin belum masuk jam makan siang. Saya dan kedua rekan saya memesan Doube Chicken Steak dan Es teh tawar. Kami selalu menyebut steak di Warung Steak ini sebagai Steak yang Tipu-tipu, alasannya apalagi kalau bukan jumlah tepung yang lebih banyak ketimbang dengan dagingnya.

Sementara dua rekan saya menyantap dengan lahapnya, saya memilih untuk memakan secara perlahan. Tiba-tiba saya merasakan nostalgia yang begitu indah. Dulu, semasa kuliah, makan di warung steak seperi ini hanya bisa pada moment-moment tertentu saja, maklum mahasiswa. Saya teringat pertama kali makan di Warung Steak ini pada saat ditraktir teman saya yang ulang tahun. Wah rasanya senang dan mewah sekali makan di tempat seperti ini. Steak goreng tepung serta milkshake jadi terasa spesial bagi mahasiswa yang biasanya hanya makan di kantin kampus dengan Rp5000 sebagai budget maksimal.

Selama kuliah, bisa dihitung dengan jari berapa kali saya makan disana. Biasanya saya dan teman-teman sekelas akan makan bareng disana saat moment-moment spesial. Nostalgic!

Teman-teman saya sudah menyelesaikan makanannya, bahkan mereka masih berasa kurang sehingga memesan kembali. Saya yang makan secara perlahan, sudah cukup merasa kenyang.

Lalu selepas makan, kami mencari tempat print document untuk mencetak beberapa dokumen kantor. Saat disana, kembali saya merasakan nostalgia. Dulu saya tidak mempunyai komputer/laptop sehingga untuk mengerjakan tugas kuliah saya harus ke rental komputer. Wangi tinta dan komputer-komputer khas rental dengan spesifikasi yang jadul, Nostalgic!

Dan di jalan pulang, tidak sengaja kami melewati kampus USU (Universitas Sumatera Utara), kami memutuskan untuk masuk dan berkeliling disana. Karena hari minggu, memang suasana kampus cederung sepi, walaupun masih ada beberapa mahasiswa yang terlihat beraktifitas. Suasana seperti ini, memang cocok saya sebut sebagai minggu nostalgia!

Sunday, February 17, 2019

JADWAL EVENT JEPANG JEJEPANGAN JAKARTA 2019



Wah udah lama banget gak hadir di event jejepangan karena keseringan di luar kota, di list aja deh siapa tahu ada yang butuh juga:

1. COMIFURO 12
DATE: 23-24 Februari 2019
VENUE: KARTIKA EXPO CENTER BALAI KARTINI.
FEE: TBA
MORE INFO:
https://www.facebook.com/Comifuro/

2. GELARAN JEPANG (GJ) UI 25
DATE: 2, 3, 4 Agustus 2019
VENUE: TBA
FEE: TBA
MORE INFO:
https://gelarjepang.weebly.com/

3. ENNICHISAI BLOK M

DATE: 22 & 23 JUNI 2019
VENUE: BLOK M, JAKARTA SELATAN
FEE: FREE
MORE INFO:
https://www.ennichisaiblokm.com/

4. Harumatsuri 14th

DATE: 1 & 3 MEI 2019
VENUE: 1 Mei di Kampus B FKIP UHAMKA dan 3 Mei di TAMINI SQUARE
FEE: FREE
MORE INFO:
https://www.facebook.com/harmatuhamka/
https://harumatsuriuhamka.blogspot.com/

5. J-FESTA DAY 5 "Chapter V

DATE: 1,2, dan 3 Maret 2019
VENUE: Atrium CityWalk Gajah Mada, Jakarta
FEE: FREE
MORE INFO: 
https://www.facebook.com/events/253759402192963/

6. Jibunka STBA JIA 

DATE: 27-28 April 2019
VENUE: Kampus STBA JIA Bekasi (27 April) dan Blu Plaza Bekasi (28 April)
FEE: HTM: 15rb (presale) dan 20rb (OTS)
MORE INFO:
https://m.facebook.com/JibunkaJia/?_rdr

7. KARAWANG TOYS FAIR

DATE: 2 & 3 MARET 2019
VENUE: RESINDA PARK MALL
FEE: FREE
MORE INFO: 
https://www.facebook.com/karawangtoysfair2/

8. B.O.O.S.T ( BOGOR ONGAKU OPEN STAGE )

DATE: 24 FEBRUARI 2019
VENUE: Raito Resto Pakuan
FEE: 5K
MORE INFO:
ttps://www.facebook.com/Bogorongakuopenstage/

9. Old School Otaku Dance Party

DATE: 2 Maret 2019
VENUE: @ Joglo Beer Kemang 
FEE: TBA
MORE INFO:
https://www.instagram.com/orutakuclub

10. THE JAKARTA 15TH TOYS & COMIC FAIR

DATE: 16-17 Maret 2019
VENUE: Kartika Expo Balai Kartini (Jakarta)
FEE: PRESALE 45K. OTS 50K
MORE INFO:
https://www.instagram.com/orutakuclub

11. COMIFURO 13

DATE: 7-8 SEPTEMBER 2019
VENUE: KARTIKA EXPO CENTER BALAI KARTINI.
FEE: TBA
MORE INFO:
https://www.facebook.com/Comifuro/

12. CREATOR SUPER FEST
DATE: 26 & 27 Oktober 2019
VENUE: SMESCO Exhibition Hall Jakarta
FEE: TBA
MORE INFO:
https://www.facebook.com/creatorssuperfest/
http://creatorsuperfest.com/

13. Banzaii Indonesia
DATE: 18 Agustus 2019
VENUE: Mangga Dua Square 
FEE: FREE
MORE INFO:
https://www.facebook.com/events/1934650743301941/


14. Jak Japan Matsuri 2019
DATE: 7-8 September 2019
VENUE: Plaza Tenggara Senayan (Jakarta)
FEE: 30k
MORE INFO:
http://jakjapanmatsuri.id/


15. Sakura Matsuri 2019

DATE: 31 Agustus - 1 September 2019
VENUE: Graha Pariwisata, Stadion Wibawa Mukti Cikarang - Bekasi
FEE: FREE
MORE INFO:
https://www.facebook.com/SakuraMatsuri2/

16. JIYUU MATSURI 2019

DATE: 
PRE EVENT  :5 Oktober 2019
MAIN EVENT: 16-17 November 2019
VENUE: Universitas Negeri Jakarta
FEE: TBA
MORE INFO: @jimatunj

17. Indonesia Comic Con 2019

DATE: 12-13 Oktober 2019
VENUE: Jakarta Convention Center
FEE: 
  • tanggal 12 ATAU 13 = 90k
  • tanggal 12-13 = 170k

18. BATTLE OF THE TOYS 2019
DATE: 31 Agust - 1 Sept 2019
VENUE: JIEXPO Kemayoran Jakarta.
FEE: 
MORE INFO:
https://www.facebook.com/battleofthetoys


19. Gokuma 2019
DATE: 7 September 2019
VENUE: SMAN 5 Kota Bekasi
FEE: no info
MORE INFO:
https://instagram.com/gokuma5?igshid=ezi7j1hn5n99

20. Japan Education Expo 2019
DATE: 31 Agustus 2019 (10.00 - 16.30 WIB)
VENUE: Universitas Al-Azhar Indonesia
FEE: FREE
MORE INFO:
https://www.facebook.com/events/431648404081420/



Nanti di update lagi ya, soalnya masih ada beberapa event yang belum fix keluar jadwalnya.





Saturday, September 15, 2018

Q2 result

Agutus telah berakhir, and here the result of Q2:


Yah masih gak sampai target sih, tapi sudah better lah dari quartal sebelumnya.
Go! Go! Go!
Kini kau telah menikah,
Namun rasa belum punah.

Saturday, June 16, 2018

Would you?

These past years we spent separately.
I've achieved nothing
Nothing went well for me

But I can't go on with this half-hearted life
I want to make brand new start.
With my Job. And with you.
Would you watch over me like you did some years ago?

I know that "we" ended for you long ago.
But for me, it's still not over!


Thursday, June 14, 2018

Lebaran 2018

Beberapa tahun belakangan, rasanya saya jadi agak membenci Lebaran... Entah lah, mungkin karena Ramadhan yang selalu saja saya sia-siakan dan berakhir dengan penyesalan...

Monday, June 11, 2018

The Fight of Two Wolves Inside Us

A grandfather is talking with his grandson and he says there are two wolves inside of us which are always at battle. 
One is a good wolf which represents things like kindness, bravery, and love. The other is a bad wolf, which represents things like greed, hatred, and fear.
The grandson stops and thinks about it for a second then he looks up at his grandfather and says, “Grandfather, which one wins?”
The grandfather quietly replies, “The one you feed.”

I think the bad wolf is win inside me right now...

Tuesday, May 8, 2018

End of My Indosat Card

Akhirnya karena kelupaan (yang terlalu lama), kartu seluler indosat yang sudah di jaga sejak SMA, karena berharap akan ada seseorang akan menghubungi saya kembali, hangus juga.

Apa ini pertanda saya dan dia sudah berakhir selamanya?

Tuesday, May 1, 2018

Near death experience

Setiap kita, setidaknya  pasti pernah bersinggungan dengan yang namanya kematian. Well, entah itu saat sakit, hampir kecelakaan atau penyebab lainnya.


Dan terakhir kali saya merasa sangat dekat dengan kematian itu sekitar 2 bulan yang lalu saat sedang berwisata di puncak becici, Yogyakarta.

Niatan biar seperti "kids jaman now" dengan foto keren di tempat yang instagramable, saya dan teman saya menyempatkan berkunjung kesini saat di Jogja. Awalnya semua tempat untuk berfoto terasa oke dan aman, hanya yang terakhir ini agak beda.

Kebetulan saat itu sudah agak sore juga, dan saya ingin berfoto di deck yang terpasang di sebuah pohon. Untuk lokasinya, memang agak berjalan kebawah dari kawasan utama dan tidak ada petugas penjaga sama sekali.

Teman saya berfoto duluan, dan saat dia naik ke tempat tersebut dia sudah bilang, 
"Eh bar.. Goyang banget ini. Gak jadi ah."

Tapi saya memaksa dan bilang, 
"Udah tanggung, cepetan foto disitu." 

Dan akhirnya saya sempat mengambil foto dirinya.

Tiba lah sekarang giliran saya yang naik, saat menginjak tangga kayunya, saya sudah ngeri karena melihat ujung tangga tersebut sudah lepas dan sisi satunya tidak terpaku dengan baik.

Dan benar saja, saat sudah naik ke deck tersebut, pohon tersebut terasa bergoyang-goyang, apalagi angin bertiup cukup kencang. Ditambah lagi bobot saya yang, eng... memang berat banget, rasanya pohon ini seperti mau rubuh. Walhasil saya tidak berani sampai berdiri.

Teman saya berteriak, 
"Ayo buruan diri, gw foto nih" 

Dan saya hanya menjawab dengan keringat dingin 
"Udah ah gini aja, buruan ini.. kayak pengen jatuh."

Alhamdulilah saya masih bisa turun dengan selamat. Tidak kebayang kalau cuma gara-gara mau foto keren, malah jadi celaka disini.

Semoga pengelola lebih memperhatikan keamanan di lokasi berfoto ini, karena sama sekali tidak ada penjaga di setiap spot foto disana.

Q1 result


Finally April is end, and here the result of Q1.


Still far from initial target, but, yeah.. it's not bad at all. Let's work for Q2!

Tuesday, April 3, 2018

Tuesday, March 13, 2018

Unfulfilling Travelling

Tahun ini lumayan banyak travelling ke luar Jakarta, baik dari kerjaan dan juga dari agenda jalan-jalan pribadi.

Bandung (Rekor sampai 3x dalam setahun ke bandung cuma buat jalan-jalan)
Brebes
Medan
Batam
Cilegon
Purwokerto
Singapura
Yogyakarta
Dumai
Bogor

Tapi rasanya ada yang kurang, ada yang hilang. Traveling tetap selalu menyenangkan, bisa melihat tempat baru dan terlepas dari rutinitas yang.. ok.. membosankan.

I'm feeling charged when travelling, tapi saat kembali kembali dari sana, langsung terasa low bat lagi. Lubang yang saya harap bisa terisi dengan jalan-jalan ternyata hanya tetap terbuka menganga. Travelling tidak bisa mengisinya, hanya menambal sementara. I wonder why, dan mungkin ini jawabannya:




Monday, March 5, 2018

Looking for Nara

Where are you Nara? 
Perpisahan yang tiba-tiba itu, aku benci sekali.

Social Circle

Long time ago, saya adalah orang yang akan berinisiatif untuk menghubungi teman-teman saya untuk kongkow-kongkow bareng. Menghubungkan beberapa social circle saya untuk berkumpul bersama adalah ide yang menyenangkan. The man must stick together.

Namun ada hal yang kadang membuat orang yang saya ajak tidak mau datang, selain alasan kesibukan, ada semacam tabir kelas sosial yang membuat seseorang malas untuk datang. Merasa pencapaian orang yang akan ditemui jauh diatas dirinya, menjadi alasan tersendiri untuk menghindari berkumpul. Mungkin pada saat itu saya berada di middle, sehingga tidak terlalu menyadari beratnya hal ini, bahkan menganggap itu adalah hal konyol. "Berteman itu tidak memandang status.", pikir saya waktu itu



Dan ironisnya, now I'm at the bottom class. Saya mulai menghindari acara-acara berkumpul bersama atau sekedar datang ke acara undangan dari teman-teman saya dulu. Melihat teman-temanmu yang dulu tumbuh bersamamu sudah sukses sedangkan dirimu masih belum apa-apa ternyata memang menyakitkan. Bukan dalam artian iri kepada orang tersebut, tapi lebih kepada guilty feeling terhadap diri sendiri sehingga menimbulkan self-hatred. Dan saya memilih untuk menghindarinya. Shame on me!

Sunday, March 4, 2018

Fear Of Losing Someone

Setelah akhir-akhir ini sering kehilangan orang-orang terdekat di hidup saya (duilah drama banget, hahaha), saya jadi menyadari betapa rapuhnya hubungan antara manusia. Karena jarak yang berjauhan, kesibukan yang membuat kita lupa untuk menyapa, sedikit salah paham, seorang teman dekat yang dulu rasanya selalu melakukan segalanya bersama, bisa menjadi orang asing di hidup kita.

Somebody that I used to know...

Time Flies, people changed. Kata-kata itu seolah menjadi mantra yang selalu saya ucapkan dalam hati ketika sedang merasa sepi atau sendiri.

You're always alone in the end, right?

Kemudian saya selalu meyakinkan diri untuk tidak pernah takut kehilangan siapapun dalam hidup saya, kecuali Ayah, ibu dan kedua adik saya.

Saturday, March 3, 2018

Eat like theres no tomorrow

One of  my bad habits... Over Eating


Sebenarnya meski berperut gendut, saya bukan tipe orang kuat makan banyak dalam satu waktu. Tapi saya jadi terbiasa untuk terus menerus, singkat kata, "Makannya sih gak banyak, tapi sering."
Hahaha.

Apalagi saya tipe penyayang yang gak bisa liat ada makanan sisa tak termakan.
"Sayang ih kalau gak di makan"

Dan kebiasaaan ini jadi terus menerus karena saya seolah jadi "tempat sampah" di keluarga saya kalau ada makanan yang gak habis. Dan kalau makan dengan orang lain pun mereka selalu berasumsi saya bisa menghabiskan makanan yang tersisa.

Dan setelah over eating, akan selalu ada perasaan bersalah yang menghinggapi.
Perasaan nyesel karena akan menjadi makin gendut. Perasaan berdosa karena makan kebanyakan sedangkan banyak orang di luar sana yang kelaparan. Fyuuh...

Abis itu pasti saya akan bertekad untuk memperbaiki pola makan saya tapi selanjutnya akan terjadi lagi dan lagi...

Memang paling the best sih Nasihat Baginda Rasulullah SAW untuk makan sebelum lapar dan berhenti sebelum kenyang. Cuma memang pengaplikasiannya yang susah (excuse mulu, hahaha)

Thursday, March 1, 2018

Welcome March!

March already...

Target yang harusnya bisa closed 50% di February, cuma achieve segini...

So sad....
And aarrghh.... April is near.. 

Tuesday, February 27, 2018

My 20's cycle

25 Y.O
Heey... I'm young adult.. I have big dream! I can do anything! Work hard, play harder!

26 Y.O
Meeeh.. Why no one tell me growing up can be so painful? Why? Why? WHY???

27 Y.O
Oh Shit! My life fucked up!

28 Y.O
Damn! I'm finished! 

I have no idea how to survive if I'm still exist.

Living on the Beach

Entah kenapa, di dorama jepang yang sering saya tonton, beberapa kali menemukan cerita tentang seseorang yang "fuck up" dan kemudian pergi jauh dari tempat asalnya dan tinggal di daerah yang dekat pantai untuk menata hidupnya kembali, contohnya di dorama "Beach Boys", "Summer Nude" dan "Nagareboshi...

Ada satu quote yang saya ingat dari percapakan di dorama tersebut,

"Jika kamu tidak bisa jujur pada dirimu sendiri saat di tepi pantai, dimana lagi kamu bisa melakukannya"

Senja di pantai Indrayanti


Ahhh... Memang melihat laut, sayup debur ombak dan belaian angin pantai menawarkan ketenangan tersendiri..

Pemandangan dari Rock Garden Homestay & Resto

Saya jadi terinspirasi untuk melakukan hal yang sama dan memutuskan untuk pergi ke pantai indrayanti di pelosok kota Yogya. Sayangnya saya salah perhitungan karena jarak yang jauh dan cuaca yang tidak mendukung, saya hanya menghabiskan waktu beberapa jam saja disana.

So Happy!

Meski begitu, setidaknya "lubang" di hati ini sudah sedikit tertambal. Tinggal di sebuah penginapan kecil di dekat pantai, mencoba makanan lokal yang jarang dijumpai, bermain pasir dan ombak seperti anak kecil, its so relaxing.

Sejenak perasaan "semua akan baik-baik saja" kembali menyapa.

Kebetulan pantai ini lumayan jauh banget sih dari Yogya, kalau perjalanan normal, mungkin sekitar 2,5 jam tapi karena hujan lebat jadi hampir makan waktu 5 jam. 

Perjalanan yang panjang. Entah kenapa ingin mengucapkan "Semoga kalian baik-baik saja" pada saat pergi meninggalkan tempat ini, kepada semua orang dan pengalaman yang ditemui, karena rasanya mungkin saya tidak akan kembali lagi kesini.

Dan kayaknya saya mau coba tinggal yang lamaan dikit deh di dekat pantai, Bali mungkin?



*belum selesai bar lari dari kenyataannya? Hahaha

Sunday, January 7, 2018

What happened in 2017?

Tahun 2017 sudah berlalu dan rasanya lumayan banyak hal (perih?) yang terjadi...

Quick Summary:
  • Gagal Nikah
  • Travelling ke Bandung 3 kali
  • Gagal ke Jepang
  • Traveling Ke Purwokerto
  • Losing some of my closed friend
  • Travelling ke Singapura
  • Visit ke Brebes
Ya ya ya... 2018, Try me!

Wednesday, December 6, 2017

Only Wonder

You smiled even though I couldn't be number one.
You smiled even tough I didn't be someone else.

No matter what happens, you will be yours till the end.
No matter what happens, be yourself over and over.

You are so beloved that I can't leave you alone...

Sunday, June 25, 2017

3 hal

Kawan, ibuku pernah mengajarkan bahwa ada 3 hal yang tidak bisa dikembalikan:

1. Perbuatan yang sudah dilakukan
2, Perkataan yang sudah diucapkan.
3. Waktu yang sudah berlalu.

Kamu, dengan segala inisiatifmu yang selalu melakukan sesuatu tanpa pikir panjang, tanpa memikirkan orang lain, meski memang mungkin niatnya baik, tapi tidak selalu baik hasilnya, telah melakukan kesalahan yang pertama.

Dan aku, ya, seperti gerutuan yang selalu aku ucapkan "D*mn.. Me & my big mouth". Yang saat marah sama sekali tidak punya kontrol untuk tiap kata yang kuucapkan, telah melakukan kesalahan yang kedua.

Aku tahu niatmu melakukan perbuatan itu baik, meski hasilnya malah membuat hidupku berantakan. Dan kau pun tahu apa yang kuucapkan hanya karena amarah sesaat, tapi kata-kataku pasti juga telah membuat hatimu berantakan.

Aku meminta maaf. Kau pun begitu.

Akankah hal yang ketiga, waktu yang berlalu bisa mengembalikan semuanya?

Sayonara!


Monday, June 19, 2017

“Give me that pain killer!”
“No. You already use it too much!”
“I’m hurt. Please give me?”
“If something hurt you, you must face it, feel it. That’s what make you stay sane, stay as human.”
“I don’t care. Give me that d*mn f*cking pain killer!”


… and I’m wonder why I feel nothing in the end.

Monday, June 12, 2017

Iya bu...

"Kamu harus janji sama ibu ya nak...

Kalau nanti tanganmu masih sendiri, belum ada yang menggenggam, dan beban di hadapanmu rasanya semakin berat...

Kamu harus melatih terus tanganmu, hingga tetap mampu menghadapainya sendirian..."


Sunday, April 23, 2017

Teach me to be human again...

Sometimes I feel like machine,
Sometimes I feel like monster,
Sometimes I feel like shadow,
Sometimes I feel like slave,
Sometimes I feel like demon,
Sometimes I feel like fake.

Teach me to be human again...

Friday, March 31, 2017

Komik Manga bertema tentang Introvert : ONANI MASTER KUROSAWA

Komik atau manga ini... Oke dari judulnya memang agak "aneh" sih. Ceritanya memang juga agak aneh diawal, but this on really a master piece.




Agak susah mau ngejelesin jalan ceritanya, hahaha tapi dijamin bakal blow your mind!

Tokoh protagonis dan antagonisnya berkepribadian introvert dan sepanjang cerita akan terceritakan tentang pendewasaan mental mereka. 

Daripada spoiler, mending cek disni aja kalau mau baca:

Ghairah

Pemilihan gubernur Jakarta yang rasanya lebih 'hot' ketimbang pemilihan presiden ini membuat saya tersadar ada sesuatu yang salah... Ada yang berubah.

Dulu sewaktu kecil, saya pernah mendengar ceramah dari Almarhum KH Zainudin MZ yang kurang lebih isinya,

"Orang yang ingin menghancurkan Islam itu tidak akan berani terang-terangan karena meskipun disini banyak muslim yang gak sholat, banyak muslim yang gak baca quran, banyak muslim yang gak puasa, tapi kalau agamanya dihina, dia akan maju paling depan, berani bertaruh nyawa kalau agamanya dihina."

Ya, dulu benar seperti itu. Meskipun banyak umat Islam yang tidak menjalankan syariat Islam seutuhnya, tapi paling pantang jika agamanya dihina.

Jadi ingat, sewaktu kecil, sekolah saya yang madrasah ibtidaiyah pernah diejek murid dari sekolah dasar negeri lain sebagai sekolah islam yang kampungan. Tak terima, belasan teman saya pun pergi ke sekolah tersebut dan menantang mereka untuk tawuran. Saya pun, meskipun takut, juga tetap ikut. Caranya memang salah (wajarlah, kami hanya anak umur sekolah dasar saat itu) dan untungnya tawurannya terbatalkan karena kami dibubarkan dan dikejar-kejar bapak-bapak yang tinggal di area sekolah tersebut, hehehe.

Juga saat saya di SMA, ketika mimbar yang biasa digunakan di masjid akan digunakan oleh ekskul agama lain dan ingin mencopot kaligrafi asma Allah SWT yang ada di mimbar tersebut. Kelompok Rohis kami protes keras. Hampir anarkis, tapi untung terselesaikan dengan damai.

Tetapi apa yang terjadi sekarang?
Kitab suci Al-quran sudah dihina...
Ulama sudah dihina, bahkan difitnah dan ditangkapi dengan alasan yang tidak jelas...
Bahkan umat muslim dihina dengan sebutan kaum sumbu pendek.

Mirisnya, saat ini banyak umat Islam yang malah santai-santai aja, cuek, acuh, bahkan parahnya malah mendukung pihak yang menistakan agama Islam.

Dengan dalih sebagai orang modern, kekinian, ke-Bhineka-an, toleransi, mereka malah mendukung pihak yang ingin menghancurkan Islam dan mencemooh saudara-saudaranya yang memperjuangkan kehormatan agama Islam. Open your eyes guys!

Janji manusia (apalagi jika manusia seperti si penista agama itu, c'mon men? ) , atau Firman Tuhan kalian yang lebih kalian percaya?

#sebuah catatan 313






Sunday, March 5, 2017

A gifted.

Sedari kecil, saya merasa punya kemampuan khusus. A special ability (biar kerasa kayak mutant-mutant di X-men itulah ) sayangnya memang gak semua gifted (or cursed?) itu menguntungkan, setidaknya itulah yang saya rasa. Well, apa yang menyenangkan dari punya kelebihan untuk "membuat orang-orang disekitar perlahan menjauh dan membuat diri menjadi sulit untuk didekati" ?



Dan hal itupun terus terjadi. One by one, orang-orang terdekat saya menghilang. Relasi saya patah, tapi jangan kan untuk tumbuh seribu, tumbuh kembali satu pun tidak.




"Kalau ada satu orang yang bermasalah denganmu, itu adalah problem dia, bukan dirimu. Tapi jika banyak orang yang bermasalah denganmu, mungkin problemnya memang ada di kamu."

Saya sangat setuju dengan kalimat tersebut. Yup, the problem is on me. Saya memang sering terlalu sibuk dengan diri sendiri, tanpa sadar bahwa suatu hubungan perlu dijaga, dipelihara agar tidak kering lalu mati. Juga perlu untuk menebar bibit-bibit pertemanan baru, jaga-jaga kalau yang lama tidak bisa dipertahankan.

Masih ingat beberapa tahun yang lalu saya sangat terobsesi untuk menyelesaikan masalah ini. Belasan buku kepribadian dan relationship saya baca tiap harinya. Bahkan sampai ikut kelas khusus untuk bisa menjalakan salah satu fungsi dasar manusia, bersosialiasi. Learning to say "hi" and open smile.

Sampai tiba titik dimana saya lelah, exhausted. Mungkin operating system saya memang tidak cocok untuk di-install hal seperti itu secara paksa dan tiba-tiba . Lalu saya melupakan hal tersebut, berharap semuanya akan berjalan natural dan baik-baik saja. And then, here I'm,  20 something guy with no friend.

 



Saturday, March 4, 2017

Show me how to be whole again

Friday, January 27, 2017

I hurt myself today to see if I still feel
I focus on the pain, the only thing that's real

What have I become, my sweetest friend?
Everyone I know goes away in the end.

I will let you down
I will make you hurt

If I could start again,
A million miles away.
I would keep myself, I would find a way.

Friday, December 9, 2016

One year ago..and not yet..

9 Desember satu tahun yang lalu...
Where did the days go?


Kadang waktu bisa terasa berjalan begitu lambat disaat saya menunggu sesuatu, tetapi saat yang dinanti tak kunjung tiba, masa penantian tadi bisa terasa seperti kedipan mata. Meski, ruang waktu sepanjang itu pasti banyak menyimpan sesuatu. Asa. Rasa.

Diantara semua harap yang terucap di setiap doa, semoga tahun depan diberikan keberkahan, kelancaran, genap. Aamiin.. Please...

Our time will come...


Sunday, November 27, 2016

Addiction: Televisi

Long time ago, rasanya saya pernah kecanduan yang namanya televisi (TV). Kalau diingat-ingat mungkin saat SMA, dimana orang tua tidak lagi membatasi jam nonton TV saya. Setelah menyelesaikan PR, saya akan menonton TV sampai larut malam. Begitupun saat weekend, saya akan menonton TV seharian, bahkan sampai ibu saya mengingatkan untuk mematikan TV-nya dulu karena sudah panas disetel dari pagi hingga sore.

Saat itu rasanya TV memberikan bentuk hiburan yang tak terbatas, meski jumlah channelnya belum sebanyak sekarang, saya betah-betah saja menontonnya seharian. Acara Kuis, FTV, Acara Musik, variety show, kartun, adalah jenis-jenis acara yang saya sukai. Untuk sinetron, saya sudah membencinya sejak kecil.

How about now?
Hmmm... mungkin bs dihitung beberapa kali saya menonton TV, kontennya sudah terasa membosankan (dan memuakkan?). Bahkan untuk berita-berita terkini, saya lebih sering mendapat informasinya dari obrolan orang lain atau media online. Yah mungkin secara tidak langsung, kecanduan saya terhadap TV teralihkan oleh media-media informasi lain yang lebih memberikan pilihan konten yang beragam.

Sunday, November 20, 2016

Film tentang Hikikomori: Silent Poor Episode 2


Kali ini bukan film sih, tapi dorama (serial / sinetron Jepang).

Serial jepang ini menceritakan tentang seorang wanita pekerja sosial yang bertugas untuk membantu masyarakat yang berada dalam keadaan miskin secara ekonomi ataupun terisolasi secara sosial.

Karakter Hikki disini adalah seorang pemuda berumur 25 tahun yang menjadi Hikki setelah ayahnya dipecat dari pekerjaannya dan memiliki kecanduan terhadap minuman beralkohol. Keadaan ini dipersulit dengan si Ibu yang mengalami sakit jantung dan si kakak perempuannya yang juga harus menjalani perawatan di rumah sakit..


Walaupun bagi saya terkesan terlalu easy, tapi akhirnya diceritakan bahwa si Hikki berhasil go out berkat bantuan si wanita social worker ini. Point yang saya suka dari kisah ini adalah diceritakan bahwa si Hikki menyadari bahwa apa yang dilakukannya sekarang merupakan suatu kesalahan dan menyadari bahwa dirinya harus berubah untuk menjadikan keadaan keluarganya menjadi lebih baik. Dan si social worker berhasil "mengetuk pintu" si hikki dan mengajaknya keluar dari sangkarnya untuk mencari pekerjaan demi kehidupan barunya.

Meski tidak menceritakan secara detail tentang kehidupan Hikikomori, tapi lumayanah buat di tonton. Ini link streaming-nya buat yang mau nonton: