Saturday, June 21, 2014

Berhenti dan jatuh cintalah...

Sebulan terakhir ini, kehidupan normal saya terasa terhenti..

Tiada lagi macet yang harus dicumbui tiap pagi..
Tiada lagi wajah sinis rekan kantor yang memandang saya karena datang terlambat..
Tiada lagi susu kambing hangat yang disiapkan ibu untuk saya tiap pagi..
Tiada lagi suara dari ayah, ibu dan kedua adik saya yang biasa saya dengar sepulang bekerja..
Tiada lagi suasana pengap beserta kasur kapuk super empuk yang menemani tiap tidur..
Tiada lagi acara berkumpul dengan kawan-kawan terbaik tiap akhir pekan...

Semua terasa berubah... Saya terasing disebuah tempat yang sebenarnya sudah tidak terlalu asing bagi saya. Sebuah kota besar tapi terasa begitu sepi di bagian barat Indonesia.

Sebenarnya saya benci berada disini untuk kesekian kalinya. Suasananya yang terasa sangat sepi selalu berhasil membuat saya menjadi uring-uringan. Oke, saya memang suka menyendiri. Saya suka suasana sepi. Tapi saya suka melakukan itu semua ditempat yang ramai. Bukan tempat yang benar-benar sepi seperti ini.

Dan keadaan yang seperti ini selalu berhasil meluluh-lantakan pertahanan hati yang sekuat tenaga saya bangun selama ini. Disaat tidak ada seorang pun disampingmu, kamu pun akan terpaksa jujur kepada dirimu sendiri terhadap semua pembohongan diri. Kamu pun akan tahu tentang siapa yang benar-benar kalian rindu. Siapa yang paling ingin kamu dengar suaranya. Siapa yang pertama kali terlintas dikepalamu saat melihat hujan turun.

Ayah. Ibu. Kedua Adik-adiku. Kawan-kawan terbaikku.. Lalu yang tidak terduga.. Kamu

Dinding-dinding kuat yang kubangun dengan susah payah seolah hilang, seperti debu yang disapu sang bayu. Pencitraan. Jaga Image. Gengsi. Semua hal itu menjadi kata-kata tanpa arti. Akupun tidak memiliki cukup obat bius untuk membohongi hatiku, bahwa aku rindu kamu.

Aku pun kembali naif. Reaksi-reaksi kimia akibat perasaan itu hampir saja membuat tubuhku meledak karena tidak kuat menampungnya. Jantungku berdetak lebih kencang dibandingan tes lari atletik mengelilingi 6 kali putaran lapangan olahraga. 

Terkadang, memang mencintai seseorang bisa membuatmu kehilangan dirimu sendiri.

Aku jadi suka tersenyum-senyum sendiri memandangi setiap baris pesan darimu. Lalu tanganku pun tak mau kalah dengan jantungku, bergetar dan berdetak hebat saat menelponmu hingga sering kali aku kehilangan kata untuk diucapkan. Kamu membuat aku kembali menjadi diriku yang dahulu. Ah tidak... sepertinya memang selama ini pun aku tetap selalu begini, tetap mencintaimu.

Aku berhenti sejenak.. Mencerna setiap bisik dari hati yang selama ini aku abaikan atau bahkan aku bungkam suaranya. Dan aku kembali jatuh cinta...

Akhirnya aku juga harus berterima kasih kepada kota ini. Karena disini, sering kali hal-hal yang tidak terduga mulai tertulis kisahnya.

-Dumai, 17 Juni 2014-

Tuesday, June 17, 2014

Why you should or should not choose me as your Boyfriend

-Why you should:

  1. Saya tidak suka nonton bola atau bermain game. Saya akan punya banyak waktu untuk kamu. :)
  2. I love to eat. Dijamin perbaikan gizi deh kalau jalan sama saya. ;) 
  3. Setia. Sama kejombloan saja saya setia, gimana sama kamu. :3 
  4. I’m chubby. Enak buat dicubit-cubit dan dipeyuk-peyuk. XD 
  5. I’m not good looking. Probabilitas saya selingkuh atau tebar-tebar pesona kecil. :p 
  6. Good listener. Saya siap dengerin semua cerita kamu.
  7. Saya sangat suka menelpon dan benci pesan singkat. Jadi bisa nelponin kamu tiap hari.
  8. Alhamdulilah udah kerja. 
  9. Ingin menikah diusia yang muda. Ingin menjadi sosok suami dan ayah yang baik.

- Why you should not

  1. I’m drama king. -__-
  2. Sometimes really insecure, posesif, cemburuan, ngambekan, over sensitive. Moody. Easy distracted. Mode default: Senggol Bacok. 
  3. Mr. Not Drive at all. Belum bisa bawa kendaraan jenis apapun. Jadi susah kalau harus jemput-jemput kamu. :(
  4. Introvert. Jarang bicara, apalagi tentang kehidupan pribadi. Lonerwolf wanna be. Kamu bakal berasa pacaran sama orang yang sok misterius dengan kerpribadian yang tidak bisa kamu kenali. 
  5. Internet addict. Waktu saya bakal banyak habis didunia maya. 
  6. Gak ganteng. Gak tinggi. Kulit hitam. Wajah brewokan. Perut gendut. Badan tambun. You can’t find something good phsycly in me. 
  7. Pemalas. Hobi makan dan bergadang. Bangun siang. Bisa menghabiskan waktu berhari-hari dengan Cuma uring-uringan dikamar. 
  8. Social Phobia. Bakal kikuk kalau harus ikut kamu ngumpul sama teman-teman kamu. Atau bakal awkward banget kalau ketemu sama keluargamu. 
  9. Suka “autis” sendiri. Bisa seketika gak peduli dengan keadaan disekitar dan sibuk dengan isi kepala saya sendiri. 
  10. Alergi jalan-jalan ke mall atau tempat keramaian lainnya. 
  11. Otaku, Geek, Nerd Minded. Suka hal-hal yang kekanak-kanakan sampai hal-hal yang agak freak dan anti-mainstream. 
  12. Ibu saya sendiri mengatakan kalau saya kekanak-kanakan. Meski umur sudah hampir seperempat abad tapi kedewasaaan saya gak jauh sama anak yang baru puber. 
  13. Not good with children or elderly people. 
  14. Pendidikan formal masih dibawah rata-rata. Jalur karir masih biasa-biasa aja. Gajipun antara ada dan tiada. orz
  15. Dalam keseharian masih suka jauh dari ajaran Islam. Belum bisa jadi imam yang baik bagi kamu atau keluarga kita kelak. 
  16.  ((( And more.. and more... and moreeeeeee....... ))) 
Well, bahkan saya sendiri lebih banyak menemukan alasan untuk tidak menjadikan diri saya sebagai seorang pacar yang ideal. Saya tidak bisa berjanji untuk bisa merubah itu semua, meski sebenernya perubahan itu adalah hal yang sangat pasti, baik kearah yang lebih positif atau malah negati.

Saya hanya bisa berjanji untuk selalu mengusahakan yang terbaik untukmu. Karena saya yakin, kamulah yang terbaik untuk saya.

Kalau bukan sekarang, kapan lagi? Kalau bukan kamu yang untuk saya, ya siapa lagi? <3 b="">

Karena saya akan menjadi seorang ayah...

Meski saya bukan tipe orang yang terlalu pro terhadap lembaga yang bernama Pernikahan, dan meski saya belum memikirkan hal tersebut untuk waktu yang dekat, saya yakin, cepat atau lambak, kelak saya akan menjadi seorang ayah.

Sebenernya apatisme saya terhadap sebuah pernikahan juga bersumber dari hal ini. Acap kali saya menemukan seorang sosok ayah yang notabene-nya sebagai kepala keluarga, terlihat belum pantas untuk menempati posisi tersebut. Mulai dari ayah yang bersikap kasar pada keluarganya, ayah yang menelantarkan keluarganya, ayah yang sibuk bermain kartu dan catur sedangkan keluarganya belum makan dari pagi tadi, ayah yang memaksakan jalan hidup anaknya, ayah yang berselingkuh atau berpoligami, ayah yang lemah, ayah yang cuek, dan sebagainya

Alhamdulilah, Saya mempunyai ayah yang sangat baik. Meski hubungan kami tidak terlalu dekat, tapi saya yakin beliau telah memberikan segala hal terbaik yang beliau bisa untuk saya.

Dan saya ingin menjadi ayah yang lebih baik dari beliau. Saya yakin ayah saya juga menginginkan hal ini.

Saya ingin menjadi sosok ayah yang sempurna, seperti yang selama ini ada dipikiran saya.

Tapi hal ini justru membuat saya menjadi naif. Jika saya berani jujur pada diri saya sendiri, sosok ayah ideal tersebut masih teramat sangat jauh dari diri saya yang sekarang. Karenanya saya menjadi agak antipati dengan pernikahan karena dalih kesiapan mental untuk menjadi seorang ayah. Saya takut. Ya jujur, saya takut jika nanti menjadi sosok ayah yang tidak sesuai dengan imajinasi yang selama ini tergambar di kanvas pikiran saya.

Apa rasanya jika menjadi sosok ayah yang tidak dianggap sebagai pahlawan oleh anak laki-lakinya sendiri?

Apa rasanya jika menjadi sosok ayah yang tidak diidam-idamkan sebagai sosok pacar oleh anak perempuannya sendiri?

Bahkan jari-jari saya yang sedang mengetik ini bergetar saat memikirkan hal tersebut.

Sampai akhirnya saya menyadari sesuatu. Tidak ada yang sesuatu yang tanpa cela selain Diri-Nya.

Tidak ada satupun sosok ayah yang sempurna.

Karena seorang ayah bukanlah sosok malaikat yang selalu berbuat kebaikan, dan bukan pula sosok setan yang penuh dengan kejahatan.

Ayah juga hanya manusia biasa. Yang punya kekurangan untuk dimaafkan dan punya keistimewaannya sendiri yang tidak bisa diabaikan.

Teruntuk anak-anakku kelak dimasa depan nanti. Ayah sangat menyayangimu nak. Ayah akan berusaha memberikan segala hal terbaik yang ayah bisa untuk kebahagianmu. Ayah tidak akan membiarkan dirimu menderita didunia ini, karena ayah yang memintamu untuk turun dari surga ke dunia ini. Kamu bukan sekedar amanat dari Tuhan. Kamu itu kebahagian, kesayangan dan harapan ayah.

Mulai sekarang, ayah berjanji untuk sejengkal demi sejengkal memperbaiki diri ayah dimasa ini agar bisa menjadi sosok ayah untuk dirimu. Yang kuat untuk tempatmu berlindung. Yang bisa kau jadikan teladan dalam bersikap. Yang bisa dengan bangga kau panggil, “Heey.. Lihat.. itu ayahku yang hebat.”

Dan teruntuk calon ibu dari anak saya dan istri saya nanti, saya amat sangat mohon bantuannya, karena sekuat apapun saya berusaha, saya tidak akan bisa berjuang sendiri... tanpa dirimu...

Karena saya akan menjadi seorang ayah....

Sunday, May 25, 2014

Di semesta yang lain...

Di semesta yang lain itu.. 
Mungkin kita sudah bahagia bersama...

Aku akan membangunkanmu dengan kecupan hangat dipagi hari saat kau masih terlihat acak-acakan..
Tidak bagiku, bangun tidurpun, kau sudah cantik.

Lalu kau akan memandangiku dengan heran, tapi kau tahu bahwa tabiat ku memang suka aneh begitu.

Lalu kita akan sarapan bersama. Menikmati omurice yang coba aku buat. Kau akan meledeknya karena bentuknya aneh, tapi kau tetap memakannya.

Dicangkirmu ada teh. Dicangkirku berisi kopi. Lalu aku akan meminum juga cangkir milikmu. Karena aku memang suka keduanya.

Lalu kita akan pergi keluar. Menikmati udara pagi di negara ini. Negara yang selalu ingin kau kunjungi.
Kau memakai jaket sedangkan aku cukup dengan kemejaku saja. "Lemak ku sudah tebal" itu yang kujawab saat kau tanya.

Dengan malu, aku berusaha menggandeng tanganmu yang selalu terasa imut bagiku. Jari-jarimu yang rasanya kecil sekali ditanganku. Lalu kau menggenggam balik tanganku. Kau tahu? Aku sangat bahagia.

Di semesta yang lain itu..
Mungkin aku bisa memilikimu.
Sedangkan aku? Aku sedari awal memang sudah milikmu.

Di semesta yang lain itu..
Mungkin kau mencintaiku.
Aku? Aku mencintaimu dari pertama kita bertemu.

Di semesta yang lain itu..
Kita bersama. Kita bahagia

Lalu kawanku datang. Menepuk bahuku. Membuyarkan semua lamunanku tentang kita.
Dia kemudian berbicara sambil menatap dengan matanya yang tajam.

"Kalau bisa di semesta ini? Kenapa harus di semesta yang lain?" 

Si Bisu

Sebuah cerita lain dari peristiwa meninggalnya nenekku beberapa minggu kemarin.

Aku bertemu orang ini pertama kali saat hendak men-sholatkan jenazah nenekku. Orang ini terlihat sedang berusaha mengobrol dengan beberapa orang dengan cara yang unik. Aku langsung tahu bahwa dia bisu.

Saat sholat jenazah akan dimulai, ternyata dia berdiri disebelahku. Aku cuek. Lalu tiba-tiba saja dia mengulurkan tangan kearahku. Kutengok wajahnya. Dia tersenyum hangat. Dengan lambat kusambut tangannya untuk bersalaman.

Di pemakaman, kulihat lagi orang ini. Dia jelas bukan anggota keluargaku tapi dia bersedia ikut sampai ke pemakaman. Ingin sebenernya kusapa dia, tapi saat itu aku harus membantu pemakaman nenekku.Kulihat dia ikut khusyuk mendoakan nenekku yang baru saja dikebumikan.

Saat aku dan ibuku ingin pulang sebentar untuk mengganti baju, tetiba dia naik motor dari arah yang berlawanan.

"HAAAAAA......" dia berteriak kencang.

Berteriak kencang sambil tersenyum untuk menyapaku. Menyulitkan dirinya yang bisu untuk bersuara hanya untuk menyapa orang yang baru dikenalnya. Bahkan ibuku mengira bahwa dia adalah temanku. Bukan, aku bahkan tidak mengetahui namanya.

Tapi kehadirannya, menjadi sedikit penghiburan bagi diriku di moment saat itu.

Aku jadi berpikir, dizaman modern seperti ini, dimana orang-orang bersikap individualistis dan apatis, masih ada orang sepertimu. Orang yang mau meluangkan waktunya untuk orang lain. Orang yang mau berusaha sekuat tenaga hanya untuk menyapa orang lain.

Aku jadi malu. Selama ini aku terlalu acuh terhadap sekitarku. Aku ingin sepertimu. Ingin punya senyum hangat dan sapaan yang mampu melapangkan hati orang lain.

Sahabat, dimanapun kau berada sekarang. Semoga Allah SWT selalu menjaga dan memberkahimu.

Sayonara Grandma

Kamis, 1 Mei 2014.

Saat saya sekeluarga sedang bersantai karena hari itu adalah hari buruh dan tanggal merah, tiba-tiba saja ada sms mengejutkan yang dikirimkan oleh tante saya. Kondisi nenek saya memburuk. Kami harus segera kesana. Akhirnya ayah dan ibuku yang berangkat duluan kesana. Memang sudah sejak 8 tahun ini, nenek saya menderita pengapuran tulang sehingga beliau tidak bisa bangun dari tempat tidur. Anggota badannya jadi sulit digerakkan.

Saya yang memang malamnya bergadang, berpikir bahwa mungkin hanya sakit biasa, tidak terjadi apa-apa sehingga saya memutuskun untuk tidur. Tapi beberapa menit kemudian, ada telpon dari Ibu saya yang mengabarkan bahwa nenek saya sudah meninggal.

Saya pun bergegas kesana. Ya.. Nenek sudah meninggal. Para sanak saudara dan tetangga berdatangan mengucapkan belasungkawa. Entah, saya jadi seperti orang ling-lung. Tidak tau harus bagaimana dan berbuat apa. Akhirnya saya hanya meembantu sesuai dengan yang orang-orang suruh.

Yang saya sesali adalah... Hubungan saya dengan nenek selama ini memang tidak dekat. Semenjak saya SMP, saya tidak lagi sering bermain kesana. Bahkan sejak nenek sakit, saya jarang sekali menengoknya.
Rasanya hampa... Ada rasa kehilangan.. Tetapi sedikit saja...

Memang benar, besarnya rasa kehilangan kita terhadap seseorang itu bergantung dengan seberapa kita dekat dengan mereka disaat mereka masih ada.

Lalu kenapa didiri saya rasa itu hanya samar-samar terasa?

Saya memang tipe orang yang jauh dari sanak saudara. Tapi saya tidak ingin hal ini terjadi lagi... Saya ingin menghabiskan moment hidup saya sebanyak mungkin dengan mereka.

Semoga Nenek saya diberi tempat yang terbaik dan pengampunan disisi-Nya.
Amien.


First Time Simple Cosplay @ HobbyFest 2014

Semejak mengenal fandom Jejepangan, sebenernya saya udah pengen banget nyobain cosplay. Keren aja gitu rasanya kalao kita jalan di festival Jepang ada yang lirik-lirik plus minta foto bareng, hehehe.
Tapi berhubungnya kayaknya buat cosplay itu gak gampang, apalagi yang sampe perlu buat kostum segala, akhirnya mau nyoba yang simpel aja deh, yang penting terlaksana.
Hal-hal yang besar selalu dimulai dari sebuah langkah kecil kan? :)

Ayo lebih mirip yang mana? :p

Berbekal sebuah Gakuran, akhirnya di acara HobbyFest 2014 yang bertempat di Gambir Expo, gue mau nyoab debut untuk cosplay. Niat awalnya sih mau cosplay jadi Kisaragi Gentaro a.k.a Kamenrider Fourze (foto yang paling kanan) tapi kalo dilihat-lihat, saya malah lebih mirip Kumai dari dorama Gakusen. Hahaha XD

Sebenernya dateng ke acara ini bukan cuma buat cosplay aja sih. Ada misi rahasia dari temen gue si @koganerior hihihi XD

Oke deh, berikut ini ada sedikit foto-foto saya yang mejeng disana. Ya meski gak ada yang ngelirik atau ngajak saya foto, tapi bangga lah sudah mulai memberanikan diri pakai baju-baju yang agak nyeleneh di event kayak gini, hihihih.

Me with Gundam. 
Kalah tinggi saya :|

Foto sama salah satu kontestan event karoke.
Lucu yah? Kayak ABG saya. :p

Niatnya sih pengen bikin foto kayak "high-school student" couple gitu soalnya kita kan sama-sama pakai baju anak SMA Jepang. Tapi ternyata wajah saya gak bisa bohong. Tua banget. XD
Foto dengan sesama cosplayer juga.
Kayaknya mereka lagi cosplay sebagai idol group gitu deh.

Next target mau cosplay yang lebih nyentrik lagi ah, biar ada yang mau foto sama saya *teteup XD

Finally.. 10.000 viewer...

Setelah 6 tahun saya menulis di blog ini.. Akhirnya, Jumat 23 Mei 2014, viewer blog ini mencapai 10,000 view. #NangisHaru

Gak pernah kebayang sebelumnya sih, karena awalnya saya nulis blog ini cuma sebagai diary digital aja, pelampiasan emosi saat masih masa-masa remaja dulu. Tapi makin kesini ternyata makin banyak yang ingin saya tulis, yang saya ingin bagi dan saya ingin sampaikan ke dunia.

Di dunia nyata mungkin saya terkesan pendiam, cuek, sombong, kaku, introvert, dingin, maka di blog inilah saya bisa berbagi tentang diri saya yang sebenarnya, berbagi impian dan juga ketakutan. Berbagi pandangan dan momen-moment kehidupan yang mungkin gak penting bagi banyak orang, tapi merupakan jejak bahwa saya pernah hidup disini.

Saya senang bukan karena merasa hebat bahwa blog ini telah dibaca banyak orang. Justru karena saya bersyukur ada banyak moment kehidupan kalian yang rela kalian sisihkan untuk berada di blog ini.

Semoga blog ini bisa terus berjalan selama jari-jari saya masih kuat menari-nari diatas papan ketik. Dan semoga blog ini memberikan setidaknya sedikit kebaikan dan informasi bagi yang membacanya.

Sekali lagi, Arigatooouuu Minna-san.
Kaliaaan luar biasaaaaa!! \(^w^)/

Back to Nokia. And.. What? Yellow? Nokia Asha 210 dan Nokia Lumia 520 review

Berawal dari iseng-iseng pengen coba-coba gadget baru, plus hobi nongkrongin situs belanja online, akhirnya gue berhasil meminang duo dari nokia ini. Gak nyangka setelah selama ini jadi fanboy-nya Sony dan gadged2 kerehore dari negri tirai bambu, gue bakal balik lagi ke merk Handphone yang pertama kali gue beli dulu. Nokia.


Meski pamornya udah lama meredup dan kini diakuisisi sama Microsoft, ternyata produk nokia ini cukup lumayan kualitasnya bagi gue. Not bad lah. Apalagi gue belinya yang harga-harga diskonan gitu. Jadi berasa

Untuk yang pertama pengen review dikit Nokia Asha 210. Ponsel berdesain candybar dengan keypad QWERTY ini cocok banget buat jadi hp secondary yang kegunaannya buat nelpon dan SMS aja. Bahkan kita bisa dapet lebih dari itu, ada fasilitas Email, Whatsapp, Browser, Wifi, Youtube, Wechat dan aplikasi-aplikasi lain yang bisa diinstal gratis dari semacam marketnya gitu. Ponsel ini dual sim juga jadi bisa deh buat dua nomor, apalagi sim yang kedua bisa kita gonta-ganti tanpa copot baterai dan matiin hp (hotswap).

Yang paling menarik dari ponsel ini sih ya bagi gw adalah desaiinya yang unyu, kotak banget gitu jadi keliatan minimalis. Plus warnanya yang ngejreng, cocok banget bagi yang berjiwa muda kayak gw *halah XD
Oh iya, ada satu lagi fitur favorite, ya itu kameranya bisa "ngomong" klo kita pakai buat selfie. Jadi bakal ada suara arahan "kanan", "kiri", "atas", "bawah" biar posisi selfie kita pas dikameranya.


Dan yang kedua, Nokia Lumia 520. Hp yang katanya "best budegt" ini emang top menurut gue. Cocok banget bagi yang baru mulai mau coba smartphone dengan platform Windows Phone. Ya walau setelah gue pake rasanya masih ada beberapa aspek yang gak bisa dipenuhi Hp ini dibanding hp android lainnya, tapi banyak juga kelebihannya. 

Walau tergolong low level smartphone, tapi gak kerasa banyak lag. Kameranya kumayan mumpuni. Ram-nya yang cuma 512MB juga ternyata udah mampu menopang kinerja HP ini. 
Dan ternyata mitos yang beredar bahwa make Windowsphone itu susah lah, ribet lah cuma tahayul. Ya emang klo udah biasa pakai robot ijo bakal agak kaku pake HP ini, tapi bentar aja juga bakal terbiasa kok. Berasa anti-mainstream banget deh pakai windows phone. XD

Lalu kenapa dua-duanya kuning bar?
Hahaha... ini nyokap sama adek-adek gue dirumah juga komplain. Kok kuning? Alay banget.

Gak ada alasan khusus sih. Lagi suka aja sama warna kuning. Berasa ngejegrak gitu klo diliat orang jadi bisa mewakili gelora jiwa muda gue *sadar umur bar XD


Sunday, May 18, 2014

Flying Get Handshake Event Festival JKT48

Ceritanya setelah lama banget absen dari acara semacam ini, minggu kemarin gue dateng ke acara Handshake Festivalnya JKT48 buat album Flying Get.

Huwiiih... rasanya agak gimana ya dateng ke event ini. Berasa udah bukan masanya lagi, udah terlalu tua, hehehe. Tapi ya gak masalah lah ya.. Oya gue cuma beli 1 tiket Handshake sama Ghaida JKT48 yang kebetulan ada disesi ke 2 (jam 11-12 siang)

Rame banget padahal baru buka acaranya @.@

Karena sekarang JKT48 lagi jadi Brand Ambassador-nya KakaoTalk, jadi ya banyak banget deh atribut KakaoTalk disana.

Diatas ada foto "Wall of Fame" dari 16 member yang kepilih buat masuk senbastu album selanjutnya.


Denah dan penunjuk arah event 

Beberapa member lagi jadi MC diatas panggung. 
Duh meski gak bisa handshake sama Sisil dan Acha, setidaknya terobatilah udah liat mereka. 

Teteh Melody yang lagi-lagi jadi center di Single selanjutnya. 
Gantian kek teh sama member yang lain gitu. u,u

Dan ini sayah yang bela-belain pakai gakuran meski udara Jakarta sedang panas-panasnya.. Fuiih... Demi Kang Ghaida, apapun abdi lakukan dah XD



Oh iya, ada yang lucu karena gue pakai gakuran ini. Jadi ceritanya saat mau antri, ada gerombolan bapak-bapak orang Jepang yang liat dan nunjuk-nunjuk kearah gakuran yang gue pakaim sambil bilang "Sugoiii... Subarashii.. Aah... Kereen"

Hahaha entah deh niatnya emang bener muji atau malah ngetroll gue, ya gue sih bangga aja gitu, hahaha. Mungkin mereka nostalgia kali ya sama gakuran yang dulu mereka sering pakai waktu sekolah dulu. Atau mereka malah ngetroll karena ada pria dengan wajah om-om masih aja bangga pakai seragam anak SMA. XD

Pas waktunya handshake sama Ghaida, Gw SHOCK! 
Padahal gue berharap bakal ketemu Ghaida dengan dandanan yang tampan, eh doi malah pakai wig blonde gitu dengan bando kuping kucing.. Aaah... Cantiknyaaaa,,,, XD


Karena cuma punya 1 tiket, walhasil gue cuma boleh salaman 10 detik. Tapi itu aja gue udah grogi banget, pengen buru-buru selesai. Gak kuku tangan gue dipegangin sama tangan ghaida yang hangat itu. Kyaaaaaa..... XD

Eh pas udah selesai, pas ghaida mau kasih stiker chibi dirinya, stikernya pada nempel, jadi gue dikasih sekalian 4 stiker. Dan ini moment puncaknya.. Gue melakukan gerakan ala "Kiss Bye" gitru ke ghaida sambil malu-malu dan... Dia membalasnyaaaa.... Gyaboooooo XD

Untung aja gue gak pingsan saking senengnya. Ah dasar Ghaida otaku singit juga.. tau aja cara memberikan fan service yang baik, hihihhi. Lain kali tetep handshake sama kamu juga ah. XD

Dan setelah itu acara sebenrnya masih berlangsung sampai pukul 10 malam. Tapi gue sih langsung pulang soalnya udah gak punya tiket handshake lagi dan juga harus siap-siap packing ke Dumai. Fyuuuh..!

Saturday, May 17, 2014

Bukannya aku...

Bukannya aku tidak mau menikah..
Aku hanya tidak mau membawa dirimu ke hidupku yang rumit

Bukannya aku tidak mau mengadakan acara resepsi pernikahan..
Aku takut kamu jadi sedih dan malu karena tidak ada teman ataupun saudaraku yang akan datang.

Bukannya aku tidak mau mempunyai anak..
Aku takut tidak bisa memberikan kehidupan yang bahagia kepada mereka, padahal aku yang membawa mereka dari surga sana ke dalam dunia ini.

Bukannya aku tidak mau memperjuangkanmu..
Hanya saja... bukankah kamu akan lebih bahagia dengan seseorang lain disana?

Bukannya aku mau selalu hidup sendiri..
Aku hanya tidak mau merepotkan orang lain dengan masalah-masalahku. Apalagi merepotkanmu.

Bukannya aku tidak mau menikahimu..
Tapi apa tega aku membuat kamu menangis saat kita bertengkar masalah-masalah rumah tangga nanti?

Bukannya aku tidak akan menyesal...
Sedari sekarang, aku yakin ini akan menjadi penyesalan terbesar dalam hidupku.

Bukannya... Bukannya aku tidak menyayangimu...
Tapi apa itu cukup bagimu.. Aku.. Aku hanya ingin kamu selalu bahagia saja.


Untuk seseorang disana...

Janji?

"Gue gak mau nikah nanti.."

"Gue gak mau jadi PNS.."

"Gue gak mau lagi pacaran.."

"Gue mau tinggal di Jepang dan gak mau balik ke Indonesia.."

"Gue golput, gw gak bakal mau ikut milih sampai kapanpun.."

"Gue gak mau sama cewek Indonesia, yang chinese lebih smart.."

"Gue gak mau kerja di perusahaan orang, gue mau usaha sendiri.."

"Gue gak mau ketemu dia lagi sampai kapanpun.."

"Gua gak bakal jadian sama dia.."

"Gua gak bakal mau balikan sama dia.."

Akhir-akhir ini, janji (kalau memang hal tersebut bisa dikategorikan janji) itu sering saya dengar dari orang-orang disekitar saya.

Entah.. saat mereka mengucapkan hal tersebut dihadapan saya, saya merasakan ada amarah. dendam, kebencian, penyesalan. Terkadang ada juga mimpi dan harapan. Kata-kata ini seolah diucapkan oleh seorang hamba sombong kepada tuannya. Seolah menantang takdir dan ketentuan-Nya.

Sebenarnya saya sendiri juga beberapa kali mengucapkan hal-hal seperti itu. Ucapan yang terlontar sebagai bentuk perisai diri dari rapuhnya hati. Pelarian dari pergolakan harapan dengan kenyataan.

Studio 13: (Do It Yourself): Membuat Omurice Sendiri

Bagi yang sering nonton film-film jepang atau korea, pasti familiar banget sama makanan yang satu ini. Ya! Omurice. Sebenernya makanan ini sederhana sih. Cuma Nasi goreng yang kemudian dibungkus dengan lapisan telur dadar polos tipis. Makanan yang biasanya disajikan saat sarapan atau makan malam ini emang sering banget tampil di film-film Korea atau Jepang. *Banci tampil juga ya si-Omurice ini XD


Saya sendiri mulai kenal omurice ini seja nonton drama jepang yang berjudul "Lunch Queen". Disitu omirice-nya yang masih panas-panas disiram dengan Demiglace Sauce yang udah dibikin secara berminggu-minggu. Hmm... keliatannya yummy banget deh. Apalagi sambil liatin pemeran utamanya yang cantik #Eaaa


Tapi kalau mau gampang, cukup dituangin saus sambal atau tomat juga enak kok.

Dan akhirnya kemarin saya memutuskan untuk membuat omurice ini. Sebenernya sih udah ngidam mau makan omurice karena waktu itu liat omurice dijual di Lawson, tapi saya gak jadi beli karena tanggal kadaluarsanya udah dekat. Dari keliatannya sih gak terlalu susah. Apalagi kebetulan bahannya ada semua dirumah. Dan percobaan pun dimulai;
(Untuk bahan dan cara membuat omurice bisa ditengok disini ya)

Setelah pergulatan seru antara saya dengan berbagai peralatan dapur dan panasnya kompor....


Huwaaa.. Hasilnya kok malah jadi gak karuan gini ya bentuknya. T^T
lapisan telurnya ketebelan dan gak bisa dilipet. Pas maksain dilipat, eh malah robek, jadi keluar deh nasi goreng yang ada didalamnya. orz

Ya walaupun untuk urusan rasa, kayaknya masih lumayan (setidaknya masih bisa saya makan sendiri), tapi masih agak kecewa karena gak bisa bikin omurice dengan cantik. T_____T

Reality is Hard broh!


*Dan saya pun makin merasa gak ada apa-apanya dibanding anak-anak yang lomba di Junior Master cheff.

No Give up. Someday I'll make it happen.. Yeaayyy 
*lalu langsung berangkat ke Lawson buat beli omurice XD

Studio 13: (Do It Yourself): Sablon kaos sendiri dengan Fotokopian dan Autan

Kali ini gue nyoba buat bikin sablonan sendiri dikaos. Dan ternyata caranya gampang banget kok.

1. Bahan yang perlu disiapin:
  • Kaos yang mau disablon (Kalau bisa warna putih atau warna terang lainnya)
  • Desain yang mau disablon. Desainnya ini abis diprint langsung difotokopi. Karena kalau yang hasil print dijadiin cetakan sablon, hasilnya kurang bagus. Oh iya, hasil desain yang kamu buat dibikin miror dulu ya (dibuat terbalik kanan kirinya) karena biar hasilnya gak terbalik pas disablon ke kaos nanti.
  • Autan 
  • Setrikaan
2. Nah langkah-langkahnya:
  • Olesin kertas design fotocopyan kamu dengan autan. Pokoknya semua bagian yang mau tercetak dikaos harus udah diolesin autan ya. Olesinnya sedikit agak tebal ya.
  • Letakan kertas tadi diatas baju yang mau kamu sablon. Lalu kamu setrika kertas tersebut dengan panas yang tinggi. Diseterikanya cukup sampai autan jadi kering aja.
  • Tinggal angkat deh. Design yang tadi ada diatas kertas udah pindah sekarang ke kaosmu. Gampang banget kan? :)
3. Saran:
  • Untuk nyoba pertama kali, sebaiknya dikaos yang jelek atau kain yang udah gak kepake aja. Jadi kalau hasilnya jelek gak apa-apa. Sekalian belajar, hehehe.
  • Cari fotokopian yang tintanya bagus dan hitam biar hasilnya bagus pas tercetak dikaos nanti.
  • Pas mengangkat kertas dari kaos, pelan-pelan aja. Jadi kalau ada bagian yang belum nempel, bisa kamu seterika lagi.
  • Untuk kualitas sablonannnya, ya gak jamin ya gan. Namanya juga sablon beginian. Jangan disamain sama sablon DTG atau sablon pabrikan lainnya. Untuk kaos yang gw sablon, so far udah dicuci dan emang agak jadi tipis sablonannya.
  • Ada yang nyaranin, abis disablon gini bisa disemprot pakai cat semprot Phylox yang clear (bening). Cuma gue belum coba.

Dan ini hasil sablonan yang gue bikin:

 Yang paling kiri ini cetakan bukan hasil fotokopi, tapi hasil dari print dan hasilnya malah jadi jelek dan agak bleberan tintanya.


 Contoh kertas design yang dipindahin ke kaos.Design dikertasnya harus mirror ya biar hasil cetaknya gak kebalik.


Beberapa contoh sablonan lainnya.

Voila, kaos yang tadinya polos udah jadi kerasa kaos baru, hehehe.
Note: yang bagian lengan kanan itu bukan hasil sablon fotokopian ya. 

Gimana? gambang banget kan? Kali aja kamu butuh untuk sablon kaos kamu secara dadakan, hal ini mungkin bisa dicoba. :)



JKT48 favourite pairing: Ghaida & Yona

Kalau ditanya siapa pairing (pasangan) member JKT48 yang paling gue suka? Gw akan tegas menjawab:
Ghaida & Yona!!!!!

                                          
Kawaiii... <3 font="">

Hihihi, sebenernya gak tau sih mereka aslinya emang pairing atau nggak. Tapi gue berharap aja gitu kalo mereka suatu saat bakal bisa bawain lagu unit bareng berdua aja, tau malah hubungin pribadi mereka yang berlanjut #lah XD

Pairing atau masang-masangin member dengan member lain sih sebenernya udah ada sejak dahulu. Biasanya yang di-pairing-in itu adalah member yang bawain lagu units song berdua atau yang dalam kehidupan sehari-hari emang mainnya cuma berduan mulu. 

Contoh pairing member yang gue tahu:
1.Ghaida & Diasta (eks.member)
2.Sendy & Rica
3.Beby & Ochi (eks.member)
4.Jeje & Sonya (eks.member)
5.Haruka & Stella (eks.member)
6.Viny &  Yona

Nah... Jadi kenap gue malah pengen Ghaida pairing sama Yona. Karena mereka ganteng! Iya sumpah.. mereka itu GANTENG! XD

Kalau member JKT48 yan cantik sih udah umum dan banyak. Tapi mereka ini berbeda karena malah punya sisi maskulinitas yang agak kuat. Ya mungkin karena keduanya lebih sering berpotongan rambut pendek sehingga kelihatan nyentrik dibandingkan member-member lain yang rambutnya panjang terurai ala-ala model iklan shampo. XD


Ganteng kan? XD

Selain itu, mereka juga punya kesamaan lain. Yaitu sama-sama agak Otaku dan suka kultur-kultur Jepang gitu. Si Ghaida ini sih yang aura otakunya kuat banget. Jikoshoukai-nya aja pake slogan ala kamen rider. Sedangkan si Yona ini awalnya udah sering jadi cosplayer.

                          
We have the Badass JKT48 member here XD

Kalo dilihat sifatnya, Si Ghaida ini lebih nyablak dan Ca'ur. Suaranya si Ghaida tuh kayak Toa masjid banget deh pokoknya. Belum lagi kayaknya dia selalu tampil dengan semangat dan berapi-api. Berbeda dengan si Yona yang agak lebih kalem. Mungkin karena dia ini termasuk member yang tertua di Tim KIII.

Si Ghaida ini juga jauh lebih macho ketimbang Yona. Bahkan awal kenal JKT48 dulu, gue sempet curiga kalo sebenernya Ghaida itu seorang cowok yang modus aja masuk JKT48 biar bisa ketemu member-member cantiknya. XD
Jadi, si Ghaida itu yang SEME. Dan yona itu yang UKE. :p



Sedikit bukti keakraban mereka:

Cucok kan? XD Kombinasi antara cantik dan tampan yang pas. 

Oya sebenernya Ghaida dan Yona juga dipairingin sama member lain lho.

Ghaida yang sebelumnya pairingan sama Diasta, Oshi gw yang udah grad (Cepet banget move on sih ghaida ini) sekarang diisukan dekat dengan Veranda karena bawain unit song bareng Shinkirou (khayalan) di setlist DnT. Member tertampan dengan member teranggun. Hihihi
Sedangkan Yona dipairingin sama Viny di lagu Kinjirareta Futari (Dua Orang Yang Terlarang) di setlist Seishun Girls. Lagu ini menceritakan kisah cinta yang agak Yuri gitu. Makin mencurigakan kan? Kehkehkehkeh.. XD
Ghaida dengan Veranda VS Yona dengan Vinny. 

Well, sebenernya ini cuma delusi gue aja sih, hihihi. Entah gue emang suka kesengsem sama cewek yang berambut pendek dan ganteng-ganteng gitu. XD

Maaf ya Ghaida dan Yona klo ada tulisan gue yang menyinggung. Tapi bagaimanapun, kita semua sayang Ghaida dan Yona kok. Ghaida dan Yona juga saling menyayangi yaa... XD

No comment. Artikan sendiri saja apa yang tersampaikan dari foto ini. XD

Sunday, May 11, 2014

Too cute to be toys (Nendoroid Menma dan figur Yui Indonesia)

#Judulnya aneh gak sih? Ya udah lupakan XD

Belakangan ini gue jadi hobi dan mulai ngoleksi figur-figur dari anime Jepang. Sebenernya waktu kecil dulu juga udah punya banyak mainan jepang sih dari yang genre Tokusatsu, Anime macam dragonball, digimon, sailormoon. Tapi udah ilang semua dibuang nyokap ._.

Nah kali ini mulai ngoleksi lagi, bukan buat dimainin lagi kayak dulu. Paling buat dipajang, difoto-foto, diajak ngobrol, curhat, nemenin bobo *okeh gue mulai ngaco XD

First one, please welcome to.. YUI-CHAN (anime: K-ON)

- Yui-chan Close-up pose.

-Yui-chan on the stage.
*Bikin sendiri loh ini stagenya XD


-Yui-chan performance. Are you ready to rock!!!

Kawaii banget ya. Ini dapet di Hobbyfest, harganya 30rb. Tipenya apa ya, figur kecil biasa aja sih. Posenya gak bisa dirubah-rubah.

And next, MENMA-CHAN (Anime: Anohana)

- Please take my hand menma-chaan. Kawaiii >w<


 - Menma-chan love Green Sands like me. Hey kids.. don't try this at home. >0<

-Menma-chan with Sebastian punya @koganerior
Ah aku cemburu... Damn you sebastian... Grrrrr.... ≧Д≦





Cantik kan.. cantik kan.. cantik kan... Klo menma-chan ini figur tipe nendoroid. Ekspresinya wajah dan posenya bisa kita ubah-ubah. Dapet beli online seharga 140rb. Oh iya, ini versi yang KW loh. Klo yang originalnya harganya bisa sampai 500ribuan. ._.

The Ultimate Duo
(mungkin bisa jadi penggantinya T2 yang udah bubar kali ya XD )

Saturday, April 26, 2014

Hidup Seperti Otaku



"Umurku sudah hampir seperempat abad. Masih tinggal dengan orang tua. Belum menikah dan tidak punya pacar. OTL

Aku bekerja disebuah perusahaan swasta. Seperti karyawan yang lainnya, jam kerja ku 8 pagi sampai 5 sore. Jika ditambah dengan waktu perjalanan ke kantor, aku harus berangkat jam 7 pagi dan baru bisa sampai rumah paling cepat jam 7 malam. Pekerjaanku disana terkait dengan bidang elektronika dan komputer. Sehari-hari, dalam bekerja aku tidak pernah lepas dari menatap layar komputer dan terkoneksi dengan internet.

Sepulang kerja biasanya aku mampir ke minimarket terlebih dahulu. Sekedar untuk membeli cemilan-cemilan dengan bonus ucapan "selamat malam" dari sang kasir. (- 3 -) <3 b="">
Nori, mie instan cup, softdrink, kopi botol, biasanya itu selalu ada dalam belanjaanku.

Pulang ke rumah biasanya aku langsung masuk kamar lalu melakukan hobi setelah lelahnya bekerja seharian. Hobiku? Internetan, nonton film atau serial drama Jepang, kadang baca buku sambil ditemani cemilan yang kubeli tadi. Tanpa terasa biasanya hal ini akan kulakukan sampai waktu menunjukan jam 12 malam. Jam segitu biasanya baru aku bersiap-siap beristirahat. Aku seolah punya moto "Pantang tidur sebelum ganti hari".

Lima hari dalam seminggu. Hal itu akan terus menerus kulakukan. Dan weekends selalu menjadi saat yang sangat kunanti, setidaknya aku bisa bebas dari kewajiban masuk kerja. Ya meskipun biasanya tidak ada kegiatan special yang aku lakukan. Paling hanya menghabiskannya dengan tidur-tiduran, internetan atau menonton film-film hasil download-an.

Oh iya aku terkadang weekend pergi ke Fx Sudirman untuk menonton pertunjukan Theater JKT48. Sudah hampir 2 tahun ini aku memang sangat menggandrungi idol grup tersebut. Yah memang pada dasarnya aku sangat menyukai hal-hal yang berbau Jepang-jepangan. Anime, Drama & Film Jepang, Manga, J-music, J-fashion serta segala macam hal yang berkaitan dengan kultur Jepang (termasuk makanannya XD ) selalu menarik perhatianku.

Waebo (orang luar Jepang yang sangat menyukai dan ingin menjadi orang Jepang) mungkin itu istilahnya. Bahkan terkadang, dalam keseharianku, aku suka tak sengaja memakai kosakata Jepang seperti: Oishi, Kawaii, Kakoii, Sugoii, Sankyu, Itadakimasu, Gochisousama, Ohaiyouu, Ja, Anoo.. Ettoo.., Baka, Sasuga, Subarashi, Kitta. Kadang hal ini membuat orang yang mengobrol denganku dan tidak mengetahui artinya menjadi bingung.

What???

Itu hidup gua? Kok rasanya kayak otaku yang di film-film Jepang banget ya. T^T
Entah sejak kapan, tapi akhir-akhir ini rasanya hidup gue jadi bener bener kerasa seperti hidupnya para otaku. OTL

Yah semoga setidaknya impian gue untuk pergi kesana juag terlaksana. Amieen.
*Berdoa semoga pemerintah Jepang bener menghapuskan visa bagi orang Indonesia yang mau berkunjung disana)
( - /\ - )


Fenomena Kaum Urban Dewasa Muda Jakarta (part 1: Ciri ciri atau Habit)

Kaum muda. Di daerah urban seperti Jakarta.
Mereka yang biasanya berumur 22 sampai dengan 25 tahun. Baru saja keluar dari dunia pendidikan atau bangku perkuliahannya untuk masuk ke dunia kerja.


Mereka adalah para generasi muda penerus bangsa, begitu katanya.
Ada beberapa hal yang biasanya menjadi ciri unik atau malah merupakan habit dari mereka:
  • Biasanya mereka sangat hobi berbelanja. Untuk yang pria biasanya akan menghabiskan untuk gadget atau otomotif.Sedangkan yang wanita biasanya akan aktif berbelanja untuk urusan fashion.
  • Disisi pekerjaan, mereka biasanya suka pindah-pindah bekerja dalam waktu yang singkat (Kutu Loncat). Dan biasanya sangat mengincar untuk pekerjaan yang bonafit, terutama bekerja sebagai pegawai negeri atau BUMN. Jika berhasil kerja disana, rasanya sangat dihormati teman-teman sejawatnya.
  • Banyak juga yang lanjut kuliah jenjang S2.
  • Work Hard. Party Hard.
  • Menyukai traveling keluar pulau atau keluar negeri saat masa cuti atau liburan.
  • Mulai berpikiran untuk menjalanih hubungan yang serius dengan kekasihnya dan membentuk rumah tangga. Pre-wedding is a Must. 
  • Kalau dulu pas masih kuliah masih oke dengan barang yang KW, sekarang semuanya harus original. (dan branded, of course)
  • Memulai cicilan untuk membeli kendaraan sendiri. Biasanya sih mulai mencicil mobil karena kalau motor biasanya sudah punya dari zaman mereka kuliah/sekolah.
  • Beberapa juga mulai nyicil rumah.
  • Smartphone or Tablet is a must. Kalau perlu selalu update keluaran gadget terbaru.
  • Hoby nonton konser-konser artsi luar negeri yang datang ke Indonesia.
  • Dan tetep harus update dengan film-film box office dibioskop tiap bulannya
  • Starbuck, Coffe Bean, Ear House, Hanamasa, D'cost, Sushi Tei, Berbagai tempat di Kemang, Sevel, Lawson, dan berbagai macam tempat nongkrong lain yang selalu wajib dikunjungi.
  • Mulai sering dapet undangan resepsi pernikahan dari teman sejawatnya yang menikah.
  • Gak bisa lepas dari BBM, Whatsapp, Line, Twitter, dan Path. Facebooknya biasanya udah pada sepi. Fitur SMS diponselnya pun jadi jarang dipakai.
  • Selfie setiap ada kesempatan. Klo mau ada apa-apa diabadikan dulu di Instagram.
  • Kesehatan itu penting. Banyak yang nge-gym. Atau sekedar ikut lari pagi kalau ada car-free-day.
  • Ikutan club atau gathering sesuai dengan hobinya, entah itu sepeda, fans club sepakbola, dan lain-lain.
  • Umur-umur 20 someting gini juga biasanya lagi sangat bingung dengan jati diri dan tujuan hidupnya.
Yah begitulah sedikit pengamatan gue. Mungkin banyak yang salah karena semua ini bersumber dari pandangan gue aja yang juga termasuk dalam golongan ini.

Oh iya ini link bagus tentang 9 Hal yang Harusnya Mulai Dilakukan di Usia 20 Tahunan

Semoga bergunaa! ^w^

Friday, April 25, 2014

Kera sakti / Sun Go Kong di berbagai tempat di Indonesia


"Seekor kera terkurung terpenjara dalam goa..."

Ya .. siapa sih yang gak kenal sama Kera Sakti alias Sun Gokong. Dulu pasti anak-anak tahun 90-an nonton ini. Perjalanan dia bareng biksu Tom San Cong, Patkai dan Wu-ching ke barat mencari kitab suci sangat seru buat diikutin.

Nah, sekarang ini Kera Sakti tayang lagi di B-channels. Walau udah diulang beberapa kali, cerita masih seru diikutin. Cuma entah kenapa kali ini kok perjalanan mereka rasanya lama banget sampainya ya.

Akhirnya dari sumber-sumber yangb bisa dipercaya, akhirnya ketahuan klo mereka ternyata sempet nyasar-nyasr dulu di Negeri kita tercinnta, Indonesia.

Mau tau mereka kemana aja? Here it is..

  • Kera sakti di FX Sudirman

  • Kera sakti di Theater JKT48
(Mungkin mereka mau ketemu bidadari-bidadari JKT48 dulu kali yaa.. :p )

  • Kera sakti di Politeknik Negeri Jakarta
 #Kampus gue nih :p Mau daftar kuliah kali ya mereka disini.

  • Kera sakti di Monas

  • Kera sakti di Stasiu Blitar


  • Kera sakti di Madiun
(Eh itu maksud tulisannya apa ya? Kok Kota Gadis, Patkay pasti seneng banget nih. :p
  • Kera sakti di Tebing Tinggi, Medan

  • Kera sakti di Terminal Betan Subing (Lampung)

  • Kera sakti di Banjar Negara

  • Kera sakti di Terminal Bus Rawamangun
(Mereka capek kali ya jalan kaki mulu, jadi perjalanan ke Barat mencari kitab suci dilanjutkan naik bis, hihihi)



  • Kompilasi Kera sakti jalan-jalan di daerah Medan


  • Kompilasi Kera sakti jalan-jalan ke berbagai sekolah dan kampus di Indonesia
Mereka kayaknya peduli sama pendidikan di Indonesia, segala sekolahan dan kampus lah didatengin. :p


Hahaha, ada-ada aja ya ide orang Indonesia bikin editann gini. (Btw yang Kera Sakti di Politeknik Negeri Jakarta itu hasil editan gue loh, hehehe)
Yah mari kita doakan saja, semoga mereka cepet sampai dan gak nyasar-nyasar lagi, hihihi XD