Tuesday, August 31, 2010

Ubah Haluan.

Ayo Cepat ke Buritan..

Tarik temali, kembangkan layar..

Putar kemudi, Ubah haluan...


Sebelum bisa berhasil jalan-jalan ke Jepang, gw harus bisa ke Mekkah dulu bareng keluarga.. ヾ(´^ω^)ノ♪

Amin Ya Allah.

Labbaika Allahumma labbaika. Labbaika la syarika laka labbaika.


Monday, August 30, 2010

Benci (Part 1)

Gw Benci :

- Klo ada yang manggil gw "Pak".
aduh saya baru 20 tahun.(;´ρ`)

- Sama orang kaya tapi pelit banget buat dirinya sendiri.
No Comment!I think you know why.

- Klo Bis Poltek datengnya lama.
padahal udah berangkat pagi2 dari rumah. (-_-;)

- Klo ada yang nyetel Acara "P*nghuni T*rakhir".
F*ck! Acara Pembodohan! (∀`凸

- Band2 Alay yang mulai bertaburan dan nyanyinya cuma pada lipsing.
WTF!

- Klo sakit gigi.
ternyata lagunya Alm. Meggy Z ada benernya. ~~\(´μ`。)/~~

- Sama orang yang kalau ditanya pendapatnya cuma bilang, "Gw sih terserah" atau "Gw ikut aja"
Gak meaning banget sih. p(・∩・)q

- Sama Pembohong, Pengkhianat, Penipu.
Lie? One of the worst thing in the word.

- Sama TV2 Indonesia yang mulai jarang nayangin kartun di hari minggu.
Hei... It's kids Time.

- Sama anak2 kecil yang jadi dewasa sebelum waktunya.
Poor them! Ini juga salah satu kesalahan kalian para pengelola TV.

- Menunggu.
Klo harus nunggu, waktu terasa LAMAAAAA BANGET! Tapi kadang2 gw yang bikin orang jadi pada nunggu. o(≧▽≦)o

- Sama orang yang hanya mau didengarkan tap tidak mau mendengar.
Argggghhhh! (>□<)

- Sama orang yang menganggap gw lemah
I'll make you regret! o(>< )o o( ><)o

- Dibanding2in sama orang lain oleh orang tua sendiri.
fell so useless. _| ̄|○

Thursday, August 12, 2010

Lost My Self (again)

Arghhhh... Baka!!!

What I've done? Now all is more complicated..
Dong.. Dong.. Dong banget sih gw, sebodoh-bodohnya keledai aja gak bakal jatuh di lubang yang sama.

Ya udahlah terlanjur salah, I'll do it with my own way...







Sunday, August 8, 2010

Tomorrow...

Tomorrow is The New Beginning.







Saturday, April 24, 2010

Maaf

Untuk Ayah dan Ibu tercinta,
maaf aku belum bisa menjadi anak yang berbakti dan membanggakan kalian...

Untuk Dua adikku tersayang,
maaf aku belum bisa menjadi sosok kakak yang bisa menjadi panutan...

Untuk Semua sanak saudaraku,
maaf aku belum bisa menjadi saudara yang baik, bahkan terkadang kurang peduli...

Untuk Sahabat-Sahabatku,
maaf aku belum bisa memaknai dengan persahabtan kita yang sangat berharga ini dengan baik...


Untuk teman-temanku,
maaf aku belum bisa menjadi sosok teman yang selalu ada saat senang dan susah...

Untuk *****,
maaf saat itu aku belum bisa menjadi pendamping yang baik...

Untuk *****,
maaf sampai saat ini aku belum bisa mengungkapkan perasaanku yang sebenarnya...

Untuk Guru-guruku,
maaf aku belum bisa mengamalkan ilmu dari kalian yang begitu berharga...

Untuk orang-orang yang masih percaya padaku,
maaf aku sering menyia-nyiakan kepercayan kalian...

Mungkin terlalu banyak kesalahan yang tak akan pernah bisa ku perbaiki, terlalu banyak hati yang tersakiti, terlalu banyak kepercayaan yang aku ingkari, terlalu banyak kesempatan yang aku lewati, terlalu banyak kebodohan yang aku perbuat, terlalu banyak kesia-sian dalam hidupku selama ini...
Tapi aku berjanji untuk berusaha memperbaiki itu semua, karena jika aku tidak berusaha...
Jangan pernah panggil aku AKBARI.....


Ya Allah, Sang Pemilik Hati, Tempat Segalanya Bergantung....

Ikhlaskan hati ini, kuatkan raga ini, mudahkan hamba-Mu ini..
untuk mulai membenahi hidup,
untuk mulai mewujudkan mimpi-mimpi,
untuk mulia memperbaiki diri......

Wednesday, February 10, 2010

A Way Back Into Love

Hufft… Lagi recovery nih, abis sakit, badan masih gak enak. Liburan kali ini jadi bener2 kagak berasa, gak bisa jalan2, yang ada malah bolak-balik ke rumah sakit mulu… Huaaaaah….



But…. Kok perasaan gw jadi aneh gini ya? Pengen curhat tapi “tempat sampah” favorit gw lagi pada sibuk, Ya udah deh nulis blog aja,hehehe.





Hmmmh… akhir2 ini kok gw pengen banget ya ngerasain nyang namanya “falling in love”. Kangen jaman2nya naksir perempuan sampe2 klo ngapain aja pasti keingetan dia.. Kangen rasanya deg-degan+keringet digin bercucuran klo mau ketemu dia.. Kangen jaman2nya pendekatan gak jelas sama cewek trus minta saran sama temen2 ga yang hasil akhirnya malah bikin malu diri sendiri,hehehe. Pokoknya kangen sama semua rasa-rasa itu deh. Mostly I fell it when I was in Senior HS.

Kalau dipikir-pikir, LOVE is WEIRD, right? Banyak orang yang menurut gw tuh kuat, berwibawa, bijak, dewas tapi pas udah berurusan sama yang hal yang satu ini kok jadi keliatan Cupu abis, gak banget dah pokoknya,hehehe. Sebenernya gw juga begono sih, kata sahabat gw, gw tuh jadi abeh klo lagi polling in lope, jadi rada BLON ON (blo’on .red),hahaha. Tapi banyak juga orang yang “BIASA-BIASA” aja bisa jadi “LUAR BINASA” pas jatoh cintrong. LOVE is AMAZING. Kalau kata temen gw, itu bisa jadi anugerah, tapi gak jarang berubah jadi musibah.

Well, Siapa sih di dunia ini yang gak mau puny
a kekasih?
Kalau kita jatuh cinta,
makan tuh jadi lebih enak,

tidur lebih nyenyak,
rasanya pengen senyum terus,
jalan pun seperti gak napak di tanah, seperti terbang, melayang. Dunia rasanya Cuma milik berdua deh (emang nyang laen ngontrak,hehehe).


Tapi kayaknya gw “kurang akur” sama nyang beginian. Ditakdirkan just to love not for loved.Dari yang namanya bertepuk sebelah tangan (gak bunyi donk,hehehe) sampe dipegat. Kalau kata panglima Tian Feng, “Dari dulu beginilah cinta, deritanya tiada akhir”.



Now, I’m little scare to falling in love. Do I traumatic? Perhaps Not. I just not ready to be hurt or to be kick away. I don’t like to be disappointed and scare to missing someone that I loved again.

When I broke up with my Ex, she said, “ Please don’t close your heart from another girls, you may be find someones better from me.” Huffttt…. Sekarang gw tahu kenapa dia malah pesan yang begituan, bukannya “ Jaga dirimu baik-baik.” Or “ Sampai jumpa lagi.”. Yes, it’s hard enough to open you heart for another one. BUT, is she realized? How I can open something that was broken???

Hmmf… Ok Big Boy, seperti pepatah Betawi yang sering dinyanyiin Bang Mandra, “Life must Goes On, idup kayak roda pedati, kadang senang, kadang sedih.” Hidup masih panjang, panjang banget malah and semoga semua itu akan menjadi pelajaran yang berharga bagi gw unt
uk hidup lebih bijak dan lebih dewasa nantinya. Ibarat obat, pahit memang, getir memang, tapi itu kan membuat kau lebih sehat, lebih kuat.

Well, may be I just need a more time to fix it and LOVE….
I’ll be ready soon! Watch Out!


There’s only:
1 thing

2 say
3 words
4 you

That’s,








Tuesday, February 9, 2010

Sebuah cerpen: Kembali ke fitrah (Final Chapter)

Well... last chapter from this series..



Dengan gugup aku ikut berbaris diantrian para tamu yang ingin bersalaman dengan kedua mempelai yang sedang berbahagia itu. Jantungku berdegup makin kencang seiring semakin dekatnay aku dengan Mas Ari. Saat tepat dihadapan Mas Ari aku langsung terdiam, tubuhku mem
batu kaku. Untunglah aku orang terakhir di bArisan itu. Kalau tidak,mungkin aku sudah didorong oleh tamu-tamu lain. Kuulurkan tanganku untuk menyalami Mas Ari dan Mas Ari menyambutnya dengan jabatan tangannya yang kekar itu.
” Terima kasih ya dek, sudah mau datang. ” ujar Mas Ari.
” Selamat ya Mas! ”, ucapku, hanya itulah yang Masih bisa terucap dari bibirku yang kelu.

Dan, Brug......

Mas Ari tiba-tiba memelukku, er
at sekali. Entah kenaap tangisku langsung pecah dipelukannya. Akupun merasakan bahuku basah oleh air mata Mas Ari. Aku merasakan kehangatan darinya. Seperti kehangatan dari seorang kakak kepada adiknya. Cukup lama kami berpelukan.

” Aku akan selalu mendoakan yang terbaik bagimu dek! ”, bisik Mas Ari sambil melepas pelukannya. Kulihat
telaga air mata di kedua matanya yang bening itu.

” Iya Mas! ”, seruku lirih sambil mencoba meMasang kembali senyuman.

Cukup lama kami kembali berpandangan. Rasanay ada banyak sekali perasaan yang ingin tersampaikan lewat pandangan mata kami.

Kakiku melangkah maju. Pandanganku beralih ke seorang wanita disamping Mas Ari. Ya dia istri Mas Ari.

“ Ini Nur, sahabatku yang sering
kuceritakan padamu. ”, ujar Mas Ari seraya memperkenalkanku dengan istrinya.

“ Saya Nisa Humairah. “, gadis itu berucap sangat lembut sambil merapatkan kedua tangannya didepan dadanya
untuk bersalaman denganku. Itu cara bersalaman yang sama seperti aktifis-aktifis kampus yang sering kulihat dikampusku.

Pandangannya tertunduk, entah kenapa tapi kau Masih bisa melihat keindahan yang sulit untuk kugambarkan. Bukan sekedar parasnya saja, tapi ada kecantikan hati yang terpancar dari wajahnya.

Aku kembali melangkah meningg
alkan Mas Ari dan istrinya lalu bersalaman dengan kedua orangtua mempelai. Setelah itu aku menuju kerumunan tamu-tamu yang lain. Aku sama sekali tidak berminat untuk menikmati hidangan prasmanan di pesta pernikahan ini. Jadi segera saja kulangkahkan kakiku keluar gedung. Didepan aku sempatkan untuk melihat Azizah dari kejauhan. Dia terlihat sibuk menyambut kedatangan para tamu, tapi wajahnya Masih terlihat cantik. Sangat cantik bahkan.

*********


Aku duduk termenung di bangku taman, tempat dimana aku biasa menghabiskan waktu bersama Mas Ari. Tapi sek
arang aku duduk sendiri. Pikiranku sedang jauh melayang, mencoba merefleksikan apa yang terjadi dihidupku ini.

Mataku tertArik melihat pemandangan di permukaan danau. Dua angsa sedang bergumul memadu kasih, sangat menArik tapi juga mengusik isi hatiku. Belum lagi muda mudi yang sedang duduk bermesraan dipinggir danau. Ya dan juga bumi yang kujejak denagn langit yang kutatap.

Sekarang aku baru sadar, Alla
h SWT telah menciptakan segala sesuatunya berpasangan dengan begitu sempurna. Langit dengan Bumi, siang dengan malam, hitam dengan putih, jantan dengan betina dan........
pria dengan wanita,


Ya betul, pria dengan wanita, itulah yang baru aku sadari......

Sedari awal, hubunganku dengan Mas Ari memang tidak ditakdirkan untuk bersatu. Sekarang Mas Ari telah menemukan pasangan hidupnya, dan aku...

Nurdin Cahyadi Winarno, pria usi
a 20 tahun, mahasiswa teknik komputer ini juga harus kembali kejalanku, kembali ke fitrahku, dan mencari bidadari pendamping hidupku.

Yah untunglah Allah SWT telah menyadarkanku sebelum aku dilaknat seperti kaum Nabi Luth AS. Hubungan sesama jenis memanglah sesutau yang sangat terlarang & percuma untuk dipertahankan.


Ya Allah, Terima kasih Engkau telah memberi Hidayah-Mu kepada jiwa yang tersesat ini, aku ingin kembali mengenal-Mu Ya Allah dan berjalan diatas jalan keridhoan-Mu.
Dan sekarang hatiku telah mantap untuk kembali ke fitrahku sebagai seorang laki-laki normal, Lagipula.......... Azizah cantik juga.



SELESAI.

yang mau baca full versi PDF bisa download disini.

That's How I Know (Chapter 3)

Well,, berhubung temen gw udah pengen baca lanjutannya. This is it… (thanx jee for
waiting,hihihi. ^^)


Mimi termenung sendiri di atap sekolah. Matanya basah. Perasaannya kacau tak menentu. Pikirinya melayang ke masa-masa saat Taichi “menembaknya”.

(FLASH BACK)


Saat itu adalah acara kelulusan anak kelas 3 di SMP Todaiba. Sora, Taichi, dan Yamato termasuk anak-an
ak yang ikut lulus. Anak kelas 1 dan 2 seperti Mimi dan Koushiro juga hadir dalam acara tersebut. Setelah acara selesai, ada SMS yang masuk ke HP Mimi. Dari Taichi ternyata.

Mimi bs ktmu gk? Aku tnggu di blkang gedung Olahrga. Begitulah isi SMSnya.

Saat Mimi tiba di belakang sekolah, sud
ah ada Taichi. Ia masih mengenakan setelan jas hitam yang dipakainya saat acara kelulusa tadi.

“Hai Taichi, ada apa sihsampai aku harus kesini? “ ,tegur Mimi.

“Eh.. engg… a..aku mau mengatakan sesu
atu.” , jawab Taichi gugup.

“Ya udah ngomong aja.” ,ujar Mimi santai.


Tiba-tiba Taichi maju kehadapan Mimi, lalu menggenggam kedua tangan Mimi dengan erat. Jarak mereka sangat dekat sampai-sampai mereka bisa merasakan hembusan nafas masing-masing. Mimi mulai merasa gugup, otaknya mulai berpikir yang macam-macam.

“Mi.. Mimi.. ma.
. maukah kau jadi pacarku? “ucap Taichi gugup. Matanya menatap dalam pada Mimi.

“HAH? “ , Mimi terk
ejut, selah tak percaya dengan apa yang diucapkan Taichi barusan.

“Bukannya kau menyukai Sora? Atau jangan-jangan kau begini gara-gara Sora sudah keburu jadian sama Yamato, iya kan? “ , lanjut Mimi.

“Ti..Tidak. Aku.. Aku.. benar-benar menyayangimu Mimi.
Diam-diam
Mimi tersanjung dengan perkataan Taichi tadi. Wajahnya memerah, tapi dia masih bertanya,

“Lalu Sora?”

“Aku memang sangat dekat dengan Sora, tapi hanya sebatas sahabat. Ya aku memang mera
sa sedikit kehilangan saat dia jadian dengan Yamato, tapi itu sekedar perasaan takut kehilangan sahabat yang dekat denganku sejak kecil.” , jelas Taichi.

“Oh begitu…” , wajah Mimi makin memerah.

“Jadi?” , tanya Taichi.

“Jadi apa?” , jawab Mimi bingung.

“Ya ampun… Ya jadi apa jawabanmu?

“Hmm… Maaf
Taichi.”

“Oh… I..Iya sudah tidak apa-apa.” , jawab Taichi lemas sambil mengalihkan pandangannya dari wajah Mimi.

“Maaf… Aku tidak punya ala
san untuk menolakmu.” , lanjut Mimi.

“Eh.. maksudnya… maksudnya kamu
mau jadi pacar aku?” , ujar Taichi bingung.

“Hmm… Iya.” ,jawab Mimi malu-malu.

“Horee….!!!” , teriak Taichi cukup keras. Mimi saja
sampai kaget dengan ekspresi Taichi tadi.

Taichi lalu memeluk Mimi sambil berputar-putar. Awalnya Mimi agak risih dengan perilaku Taichi tersebut tapi memang begitulah Taichi.

“Hangatnya…” , bisik Mimi dalam hati. Perasaanya sangat senang. Sekarang ia berada di pelu
kan orang yang selama ini diam-diam dia kagumi.


xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx


“Hei… sudah kukira kau pasti ada disini.” , tegur Koushiro memecah lamunan Mimi.

“Eng… eh, k
enapa kau mengikutiku?” ,jawab Mimi sedikit membentak.

“Aku hanya mengkhawatirkanmu…. Habis tadi kau berlari sambil menangis begitu.” .ujar Koushiro datar.

“Aku tidak apa-apa.”

“Kau bohong! Kita kan sudah berteman lama, kau tidak akan bisa menyembunyikan kesedihanmu dariku.”

Lalu tba-tiba… BRUG.. Mimi memeluk koushiro. Sangat erat. Air mata mimi mulai meleleh membasahi bahu Koushiro.

“Mi..Mimi.. kau..kau.. kenapa?” , Tanya Koushiro gugup. Nafasnya sesak.

“Taichiiii….” ,rengek Mimi.

“I…Iya… tapi lepaskan dulu, aku tidak bisa bernafas nih.” , ujar Koushiro.

“Eh….ma…maaf.” , Mimi mulai melepaskan pelukannya.
Mereka berdua lalu duduk berdekatan sambil bersandar ke dinding. Mimi mencerutakan semau pembicaraanya dengan Taichi di telpon tadi.

“Taichi sudah tidak men
yayangiku, aku mau minta putus saja!” , ujar Mimi kesal.

“Hei, jangan gegabah begitu. Bukankah sejak kita kembali dari dunia digital kau sudah menyuk
ainya? Masa sekarang main putus-putus saja.”
Wajah Mimi merah padam.

“Iya sih… Eh dar
imana kau bisa tahu itu Koushiro? Perasaan aku agak pernah cerita ke siapa-siapa.”

“Hmmm…. Rahasia dong.. Koushiro gitu loh! Hahahaha.“ , canda Koushiro.

“Huh, pake sok rahasia-rahasiaan ya sama aku! Awas kau Koushiro!” , balas Mimi sambil menjewer lembut telinga Koushiro.

“ Aduh jangan
jewer kupingku dong, sakit nih, ku balas kau ya!” , ujar Koushiro sambil mencubit hidung Mimi pelan.

“Aw.. ati-ati dong, ntar jerawatku pecah nih.”

“Iya deh tuan Puteri.”

“Nah begitu dong Pangeran.”

Mereka pun saling berpandangan sejenak, lalu tertawa terbahak-bahak. Teringat saat mereka berd
ua harus memerankan Drama Sekolah saat mereka masih kelas 5 SD. Saat itu merekalah yang terpilih untuk menjadi Putri dan Pangeran.
Langgit jingga sore mengiringi canda mereka. Terbenamnya matahari ikut membenamkan rasa sedih di hati Mimi.


Saturday, February 6, 2010

Sakit Hati....

Well, ini bukan tentang putus cinta atau kisah-kisahan melankolis. Ini beneran, hati gw sakit... hufft.... akhirnya liburan semester tiga kali ini harus gw abisin dengan full istirahat, padahal gw udah planning buat puas2in have fun liburan kali ini,bahkan gw gak ikut acara jalan-jalan sekelas, tapi ya apa mau dikata... tiba-tiba gw drop, gw kirain cuma kecapean seperti biasa gara2 kebanyakan begadang but...... rasanya agak lain....

setelah dua kali ke dokter dan dikasih diagnosa kecapekan, akhirnya gw ke rumah sakit and dokternya kasih diagnosa kalau gw punya masalah dengan organ hati gw... emang sih belum pasti coz hasi cek darahnya juga belum keluar, but... WHAT?????

kok bisa ya ada masalah dengan hati gw , padahal gw gak ngerokok, gak minum, apalagi nge-drugs... ya emang sih minus gaya hidup gw yang super gak sehat ( begadang, jarang minum, makan berlebih plus gak beraturan jamnya, jarang olahraga, etc)

huftt.... mulai sekarang gw mau hidup sehat ah...

btw ada sedikit tips bagus nih tentang bagaimana menjaga kesehatan hati, well jangan sampe ngerasain sakitnya deh,, rasanya gak enak banget...







PENEMUAN TERBARU MENGENAI KANKER HATI

Penemuan terbaru mengenai kanker hati! Jangan Tidur Terlalu Malam ! Para dokter di National Taiwan Hospital baru-baru ini mengejutkan dunia kedokteran karena ditemukannya kasus seorang dokter muda berusia 37 tahun yang selama ini sangat mempercayai hasil pemeriksaan fungsi hati (SGOT, SGPT) ,tetapi ternyata saat menjelang Hari Raya Imlek diketahui positif menderita kanker hati sepanjang 10 cm!!.

Selama ini hampir semua orang sangat tergantung pada hasil indeks pemeriksaan fungsi hati (Liver Function Index).. Mereka menganggap bila pemeriksaan hasil index yang normal berarti semua OK.

Kesalahpahaman macam ini ternyata juga dilakukan oleh banyak dokter specialis, benar-benar mengejutkan, para dokter yang seharusnya memberikan pengetahuan yang benar pada masyarakat umum, ternyata memiliki pengetahuan yang tidak benar.

Pencegahan kanker hati harus dilakukan dengan cara yang benar. Tidak ada jalan lain kecuali mendeteksi dan mengobatinya sedini mungkin, demikian kata dokter Hsu Chin Chuan.

Tetapi ironisnya, ternyata dokter yang menangani kanker hati juga bisa memiliki pandangan yang salah, bahkan menyesatkan masyarakat, inilah penyebab terbesar kenapa kanker hati sulit untuk disembuhkan.

Saat ini ada pasien dokter Hsu yang mengeluh bahwa selama satu bulan terakhir sering mengalami sakit perut dan berat badannya turun sangat banyak. Setelah dilakukan pemeriksaan supersound baru diketemukan adanya kanker hati yang sangat besar, hampir 80% dari livernya (hati) sudah termakan habis.

Pasien sangat terperanjat, “Bagaimana mungkin? Tahun lalu baru melakukan medical check-up dan hasilnya semua normal. Bagaimana mungkin hanya dalam waktu 1 tahun yang relative singkat dapat tumbuh kanker hati yang demikian besar?”

Ternyata check-up yang dilakukan hanya memeriksa fungsi hati. Hasil pemeriksaan juga menunjukkan “ normal “. Pemeriksaan fungsi hati adalah salah satu item pemeriksaan hati yang paling dikenal oleh masyarakat. Tetapi item ini pula yang paling banyak disalahpahami oleh masyarakat kita ( Taiwan karena penulis berdomisili disana, tetapi juga termasuk masyarakat Indonesia salah memahami).

Pada umumnya orang beranggapan bahwa bila hasil index pemeriksaan fungsi hati menunjukkan angka normal berarti tidak ada masalah dengan hati.

Tetapi pandangan ini mengakibatkan munculnya kisah-kisah sedih karena hilangnya kesempatan mendeteksi kanker sejak stadium awal.

Dokter Hsu mengatakan, SGOT dan SGPT adalah enzim yang paling banyak ditemui didalam sel-sel hati. Bila terjadi radang hati atau karena satu atau sebab lain sehingga sel-sel hati mati, maka SGOT dan SGPT akan lari ke luar. Hal ini menyebabkan kandungan SGOT dan SGPT didalam darah meningkat.

Tetapi tidak adanya peningkatan angka SGOT dan SGPT bukan berarti tidak terjadi pengerasan hati atau tidak adanya kanker hati. Bagi banyak para penderita radang hati , meski kondisi radang hati mereka telah berhenti, tetapi didalam hati (liver) mereka telah terbentuk serat-serat dan pengerasan hati. Dengan terbentuknya pengerasan hati, maka akan mudah sekali untuk timbul kanker hati.

Selain itu, pada stadium awal kanker hati, index hati juga tidak akan mengalami kenaikan. Karena pada masa-masa pertumbuhan kanker, hanya sel-sel di sekitarnya yang diserang sehingga rusak dan mati.

Karena kerusakan ini hanya secara skala kecil maka angka SGOT dan SGPT mungkin masih dalam batas normal, katakanlah naik pun tidak akan terjadi kenaikan tinggi. Tetapi oleh karena banyak orang yang tidak mengerti akan hal ini sehingga berakibat terjadilah banyak kisah sedih.

Penyebab utama kerusakan hati adalah :

1. Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang adalah penyebab paling utama.

2. Tidak buang air besar pada pagi hari.

3. Pola makan yang terlalu berlebihan (Daging panggang, sate, dan gorengan / minyak goreng yang tidak sehat. Sedapat mungkin kurangi penggunaan minyak goreng untuk menggoreng makanan, hal ini juga berlaku meski menggunakan minyak goreng terbaik sekalipun seperti olive oil….) Masakan yang digoreng harus dimakan habis saat itu juga, jangan disimpan..

4. Tidak makan pagi.

5. Terlalu banyak mengkonsumsi obat-obatan atau bahkan Narkoba.

6. Terlalu banyak mengkonsumsi bahan pengawet, zat tambahan (penyedap rasa), zat pewarna, pemanis buatan.

7. Mengkonsumsi masakan mentah atau dimasak ½ matang.

8. Merokok atau menjadi perokok pasif.

Kita harus melakukan pencegahan dengan tanpa mengeluarkan biaya tambahan. Cukup atur gaya hidup dan pola makan sehari – hari. Perawatan dari pola makan dan kondisi waktu sangat diperlukan agar tubuh kita dapat melakukan penyerapan dan pembuangan zat-zat yang tidak berguna sesuai dengan “jadwalnya “.

Sebab :

Ø Malam hari pk 21.00 – 23.00 : adalah pembuangan zat-zat tidak berguna/beracun(de-toxin) dibagian system antibody (kelenjar getah bening). Selama durasi waktu ini seharusnya dilalui dengan suasana tenang atau mendengarkan musik (lebih baik lagi bila sudah tidur) . Bila saat itu seorang ibu rumah tangga masih dalam kondisi yang tidak santai seperti misalnya mencuci piring atau mengawasi anak belajar, hal ini dapat berdampak negative untuk kesehatan.

Ø Malam hari pk 23.00 – dini hari 01.00 : saat proses de-toxin dibagian hati, harus berlangsung dalam kondisi tidur pulas.

Ø Dini hari 01.00 – 03.00 : proses de-toxin dibagian empedu, juga berlangsung dalam kondisi tidur pulas.

Ø Dini hari 03.00 – 05.00 : de-toxin dibagian paru-paru, sebab itu akan terjadi batuk yang hebat bagi penderita batuk selam durasi waktu ini. Karena proses pembersihan (de-toxin) telah mencapai saluran pernapasan, maka tidak perlu minum obat batuk agar supaya tidak merintangi proses pembuangan kotoran.. Bagi perokok pembersihan berlangsung dengan tidak sempurna.

Ø Pagi pk 05.00 – 07.00 : de-toxin di bagian usus besar, harus buang air besar.

Ø Pagi pk 07.00 – 09.00 : waktu penyerapan gizi makanan bagi usus kecil, harus makan pagi. Bagi orang yang sakit sebaiknya makan lebih pagi yaitu sebelum pk 06.30… Makan pagi sebelum pk 07..30 sangat baik bagi mereka yang ingin menjaga kesehatannya. Bagi mereka yang tidak makan pagi harap mengubah kebiasaannya ini, bahkan masih lebih baik terlambat makan pagi hingga pk 9-10 daripada tidak makan sama sekali.

Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang akan mengacaukan proses pembuangan zat-zat yang tidak berguna. Selain itu, dari tengah malam hingga pukul 4 dini hari adalah waktu bagi sumsum tulang belakang untuk memproduksi darah. Sebab itulah, Tidurlah Nyenyak dan Jangan Begadang.

Dialih bahasakan secara bebas dari artikel berbahasa Mandarin oleh :

Siwu ( 09 Juni 2007 )

Friday, January 22, 2010

That's How I Know (Introducing character)

Lg pengen ngelanjutin fanfic digimon nih, coz ada salah satu temen gw yang tenyata "rela tersiksa" membaca karangan gak jelas gw ini,hehehe. Ya walau kayaknya yang baca cerita ini jarang (jarang banget malah,hehehe) tp gapapa lah, akan gw lanjutin smp selesai, sekalian ngelampiasin salah satu hobi gw yang terpendam yaitu mengarang,hahahaha.

Tapi kali ini gw belum ngelanjutin ceritanya, terinspirasi dari temen gw yang bilang cerita ini mirip komik, gw pengen introduce dulu image karakter2 inti dari cerita ini (kebetulan dah dapet gambar yang bagus dari karakter2 Digimon Adventure versi Dewasa) . Ya biar klo pas dibaca nanti, bisa dapet sedikit gambaran aja tentang tokoh2nya.. Ok check this Out!



Mimi

Koushiro

Taichi

Yamato

Sora










Friday, January 15, 2010

Sebuah cerpen: Kembali ke fitrah (part 2)

Sebenernya mau ngelanjutin postingan Digimon Fanfic... tapi berhubung belum diketik, akhirnya ngelanjutin yang ini dulu deh... Keep Read and comment ya!
(btw lg agak surprise nih ngeliat visitor blog gw ada yang dari mancanegara, ya walaupun cuma sedikit sih,hehehehe.


Kembali ke Fitrah (part 2)


Aku tiba ditempat kami janjian. Sebuah taman disekitar danau kampus yang cukup besar. Kulihat Mas Ari sudah tiba duluan. Dia duduk di salah satu bangku taman, tempat dimana kami biasa menghabiskan waktu senja bersama.

” Mas Ari, sudah lama? ” ujarku berbasa-basi.

“ Duduklah, aku juga baru sampai”

“ Ada apa sih Mas, kok kelihatannya penting sekali? “

“ Aku menerima perjodohan dAri orangtuaku. Minggu depan aku akan menikah. “


Deg, jantungku seperti tertusuk tombak. Air mataku mulai berlinang. Ada apa ini, tiba-tiba Masku, Ari Abdul Manaf, Mahasiswa tingkat tiga Teknik Sipil di Universitas yang sama denganku mau menikah? Sebelumnya memang Mas Ari pernah bercerita tentang perjodohan ini, tapi dia mengatakan akan menolaknya. Kenapa tiba-tiba jadi begini?

“ Kenapa Mas Ari menerimanya? “ ucapku dengan terisak

“ Aku ingin membahagiakan orang tuaku, lagipula aku ingin segera menyempurnakan sebagian dari Agamaku. “

“ Mas sudah tidak menyayangiku? “

“ Aku Masih menyayangimu dek, sebagai sesama muslim kita harus salinh mengasihi.

“ Bullshit !”, teriakku pada Mas Ari.

Allahu akbar..... Allahu akbar.....

Mas Ari terdiam. Aku terus menangis. Suara Adzan itu ikut mengiringi pilunya hatiku.

“ Sudah Ashar dek, kita sholat dulu ya! “ suara Mas Ari memecah sunyi.
Aku tidak menjawab.

“ Ayo dek, ikut Mas ke Masjid, tidak jauh kok dAri sini.”, seru Mas Ari sambil menArik lenganku.

Aku hanya bisa mengikuti arah tArikan tangan Mas Ari. Kami berjalan di jalan setapak diantara pohon pohon taman. Aku terus mengikuti Mas Ari meski tangannya tak lagi menArikku.

Tiba-tiba Mas Ari berujar, “ Kita sudah sampai dek. “

Aku mengangkat kepalaku yang sedAri tadi tertunduk karena menahan tangis.

” Ayo langsung wudhu, nanti malah kita ketinggalan berjamaah.”, ujar Mas Ari.

” Iya Mas, nanti kau menyusul. ”, ucapku sekenanya

Mas Ari langsung berwudhu dan menuju ke dalam Masjid. Setelah itu akupun berwudhu. Ya , berwudhu. Sudah lama sekali aku tidak melakukan hal ini, bahkan aku hampir luapa urutannya.

Didalam Masjid kulihat Mas Ari mengambil shaf terdepan bersama sesepuh-sesepuh Masjid dan mahasiswa-mahasiswa yang aktif dalam kerohanian Islam. Aku merasa sangat kikuk. Sudah lama sekali aku tidak sholat apalagi berjamaah di Masjid seperti ini. Ada rasa yang aneh didalam hatiku, berdebar, serasa ada suatu keharuan juga rasa malu yang teramat sangat. Sudah sangat lama aku tidak mengingat Rabb-ku.

*********

Hari ini, tanggal 27 September. Tanggal yang sama seperti yang tercetak diundangan Pernikahan berwarna hijau muda yang diserahkan Mas Ari seminggu yang lalu. Rasanya hAri ini aku ingin tetap dibawah selimut saja sambil meratapi nasibku, tapi semalam Mas Ari menelpon dan mengatakan sangat mengharapakan kehadiranku di hAri bahagianya itu. Aku tidak bisa mengelak permintaan Mas Ari, mungkin ini permintaan terakhirnya sebelum hubungan kami benar benar berakhir.

Jantungku berdegup gencang saat tiba di gedung tempat resepsi pernikahan Mas Ari. Acaranya sangat mewah, maklulmlah Mas Ari memang merupakan anak dAri salah satu petinggi di negara ini. Dengan hati nanar, kuMasuki ruangan nan megah itu. Maatku terbelalak setelah mengisi buku tamu undangan. Baru kusadAri ternyata Azizah, Siti Azizah yanag menjadi salah satu Pager Ayu. Dengan malu-malu kuambil sebuah kotak merah kecil, souvenir pernikahan Mas Ari yang disodorkan Azizah kepadaku. Setelah itu aku langsung melangkah kedalam setelah melemparkan senyuman kecil pada Azizah, teman seMasa SMA ku dulu.

Didepanku terpampang sebuah pelaminan indah nan megah. Disana, kulihat Mas Ari yang mengenakan baju pengantin adat Sumatera Barat berwarna keeMasan. Sangat gagah kelihatannya. Dsisinya ada seorang gadis yang mengenakan gaun pernikahan yang sewarna denagan Mas Ari serta jilbab yang menutupi kepalanya. Sekilas kulihat paras pendamping hidup Mas Ari, sangat cantik. Kecantikannya agak berbeda dengan paras cantik artis-artis Hollywood yang sering kulihat di TV. Ada secercah ketenangan dan kesucian hati yang terlukis di wajahnya. Tak salah Mas Ari memilihnya.
*********
(bersambung)

Wednesday, January 13, 2010

Sebuah cerpen: Kembali ke fitrah (part 1)

Hmmm.... malem ini lagi pengen ngeposting di blog, setelah mikir2 mau posting apa, akhirnya gw keinget klo gw pernah buat sebuah cerpen waktu libur abis UN SMA... Temanya sih standar... CINTA... tapi rada islami gitu deh coz waktu itu gw lagi kepengaruh banget sama Film "Ayat-Ayat Cinta" hahahaha...
Ok deh... di simak aja ya... komennya ditunggu lho...



Kembali ke Fitrah


“ Enggak, Mas gak bisa ninggalin aku gitu aja! “, teriakku pada Mas Ari. Orang-orang di kafe itu langsung menatap tajam pada kami. Mereka memandang kami dengan tatapan heran dan seakan mau menghakimi kami berdua yang telah mengganggu ketenangan sore hari di kafe ini.

“ Sssssstttt…., pelan-pelan dek, enggak enak sama orang lain. “, ucap Mas Ari sambil menempelkan jari telunjuknya di bibirku.

“Tapi kenapa Mas mau meninggalkan aku? “, ucapku dengan nada gusar.

“ Ini sudah takdir kita dek, kita memang gak mungkin bisa bersatu! “

“ Takdir? Ini pasti gara-gara Mas sering bergaul sama anak-anak Rohis di Masjid Kampus! Omongan Mas sekarang ngawur, Mas berubah! “

“ Kita yang ngawur, hubungan kita memang gak mungkin bersatu. “
Aku menangis sejadi-jadinya. Kepalaku tertunduk di meja sambil terisak. Aku sudah tidak perduli lagi dengan orang-orang disekitar yang terus memandangi kami. Yang ku tahu sekarang Mas Ari berubah. Ia sudah tidak menyayangiku lagi.

“ Aku pergi dulu dek, aku harus kembali ke kampus, masih ada mata kuliah, kamu mau ikut?“ , ujar Mas Ari.

“ Tidak usah, pergi saja sana, nanti aku pulang sendiri saja naik Taksi!”, jawabku dengan sedikit membentak.

“Ya sudah, aku pergi dulu ya, kamu nanti hati-hati pulangnya”
Tak kujawab.

Mas Ari lalu pergi meninggalkanku yang masih terlarut dalam isak tangis di kafe ini sendirian.
*********

” Tuuut....Tuuut....Tuuut.... ”

Tep, ku ambil segera ponselku, ternyata ada Sms dari Mas Ari.
"Askum. Maaf y dek soal kjadian di kafe kmrin. Ada hal yg msh hrs Mas bicarakan ke kamu. Mas tunggu besok sore, jm 3 di tmpt bysa. Wass"

Mas Ari memang berubah. Tidak biasanya dia menggunakan salam untuk Smsnya. Mas Ari sekarang menjadi religius. Kupikir ini semua karena sebulan terakhir ini Mas Ari sering pergi ke Masjid kampus dan bergaul dengan orang-orang sok alim disana. Aku tidak tahu kenapa, yang jelas aku tidak suka Mas Ari jadi begini. Tapi apa ya yang ingin dibicarakan Mas Ari, sepertinya penting sekali.

Lalu kubalas Smsnya.
"Y udh, bsk aq usahakan kesana."

Aku jadi teringat tentang hubunganku dengan Mas Ari selama ini... (bersambung)

My Own Pin Design

Well... waktu itu ada lomba design Pin gitu deh disalah satu grup di Facebook. Hadiahnya sih gak menarik2 amat cuma dapet 100 pin katanya tapi gw iseng2 aja ikut2an apalagi gw lagi demen bgt main sotosop (Photoshop. red)
Hasilnya......
Gw kalah, hahaha.. padahal udah lumayan banyak design pin yang gw kirim, emang sih gw akuin yang menang deisgnnya udah top markotop banget... Ya gapapa lah, itung2 gw ngelancarin main sotosop dan nambah-nambah pengalaman...

Nah ini nih beberapa design yang gw buat waktu itu:


Tuesday, December 29, 2009

That's How I Know (Chapter 2)

Chapter 2

(Di depan Kelas 3-A)

“ Lho kok Taichi gak ada ya? ” , kata Mimi sambil melongok-longok jendela kelas 3-A.

“ Udah pulang duluan kali. ” , ujar Koushiro.

“ Gak mungkin, kita kan udah janjian. ”

“ Koushiro! Mimi! Kalian sedang apa? ” , seru Yamato yang sedang duduk didalam kelas bersama Sora.

“ Masuk saja! ” , ujar Sora.

“ Eh iya. ” , jawab Mimi sambil memasuki kelas diikuti Koushiro.

“ Hai Yamato! Hai Sora! Kalian berdua kelihatan maki mesra saja. “ , sapa Koushiro yang membuat pipi kedua orang yang disapanya bersemu kemerahan.

“ Ah kau ini bisa saja Koushiro, ngomong-ngomong kalian sedang apa didepan kelas tadi? ” , ucap Sora mengalihkan pembicaraan.

“Ini nih si Mimi lagi nyariin cowoknya. “

“ Iya Sora, kau lihat Taichi tidak? “ , ujar Mimi.

“ Tadi kalau gak salah setelah bel pulang, Taichi langsung pulang bareng si Angel kan? “ , Tanya Yamato ke Sora.

Suasana tiba-tiba menegang. Ketiga wajah temannya langsung menatap Yamato dengan tajam.

“ Aduh aku kayaknya salah ngomong nih. “ , batin Yamato.

“ Engg…. Coba ditelpon saja Mimi, paling mereka mengurus sesuatu di ruang Osis. “ , ujar Sora memecah ketegangan.

“ Iya deh aku telpon aja. “ , jawab Mimi sambil berusaha tersenyum.

Tuut… Tuut… Mimi dengan segera mengeluarkan Hpnya dan menelpon Taichi.

“ Halo Mimi, ada apa? “ , suara Taichi di telpon.

“ Taichi kamu dimana? “ , jawab Mimi dengan ketus.

“ Aku ada di parkiran motor. “

“ Kok gak nungguin aku di kelas kamu aja, ya udah aku kesana ya! “

“ Eh…. Eng…. Ma… maaf Mimi, sepertinya hari ini kita gak jadi pulang bareng deh. “

“ Lho kenapa? “

“ A…. Aku mau mengantar Angel ke Balai Kesenian. Dia ada resistal piano disana. Maaf ya sayang, maaf. “

“ Huh, nyebelin! Ya sudah, tapi nanti malam kita jadi jalan kan? Ini kan hari Anniversary kita! “

“ Eh… A.. Anu Mimi, aku sudah diundang makan malam di rumah Angel, hari ini Ibunya Angel ulang tahun, tidak enak kan kalau tidak datang, sudah keburu janji, kita jalannya nanyi saja ya, gak papa-apa kan?

“ Jadi Angel lebih penting dari aku? “ . Tanya Mimi dengan nada tinggi.

“ Bu.. Bukan begitu tapi… “

“ Huff.. “ , Mimi menghela nafas sambil menutup telponnya.

Tuut… Tuut… Tuut…

“ Eh halo, Mimi.. Mimi.. Ah ditutup! “ , geram Taichi setelah Mimi tiba-tiba menutup telponnya.

***

Mata Mimi memerah. Butir-Butir air mata mulai jatuh membasahi pipinya. Ketiga sahabatnya tampak bingung.

“ Mimi, kau tidak apa-apa kan? “ , ujar Sora sambil memegang bahi Mimi.

“ Aku tidak apa-apa. “ , jawab Mimi sambil berlari keluar kelas meningglkan teman-temannya.

“ Mimi, tunggu! Kau kenapa? “ , teriak Sora.

“ Sudah, biar aku saja yang menngejarnya. “ , ujar Koushiro sambil berlari menyusul Mimi.

“ Tolong ya Koushiro. “ , ujar Sora dengan nada khawatir.

“ Tenang saja Sora, aku yakin Koushiro dapat menenangkan Mimi. “ ujar Yamato sambil berdiri mendekati Sora.

“ Kenapa kau bisa seyakin itu? “ , tanya Sora.


“ Lihat saja nanti. “ , jawab Yamato sambil menatap Sora dengan senyuman misterius penuh arti.


Nah konfliknya udah mulai kelihatan kan? Gw sebenernya pendukung berat Taimi & Sorato. Tapi sekarang pengen bikin Koushiro lebih eksis aja abis kasihan dia jarang di-ekspose. Buat penggemar Jyou & Takari kayaknya harus gigit jari deh, Kuliah udah mulai nih, semoga aja bisa tetep nerusin nulis. Reviewnya ditungu lho biar gw lebih semangat ngelanjutinnya,hehehe. ^^

That’s How I Know (Chapter1)

That’s How I Know

Gw baru tahu ada yang namanya “ Fanfiction “ itu sekitar seminggu yang lalu. Terus langsung aja deh gw nyari Digimon Fanfiction yang bahasa Indonesia coz I LOVE DIGIMON SO MUCH . Gila.. keren2 banget ceritanya tapi masih relatif sedikit yang buat, Nah gara2 itu deh gw terinspirasi buat bikin juga, jadi maklumin aja ya kalau masih rada “ NGACO” hehehe.

Please Read this! Jangan lupa review juga ya biar gw tambah semangat nerusin lanjutannya coz ini 1st time gw nulis cerita nih, hehehe.

Disclaimer: All characters by Akiyoshi Hongo.

Chapter1

Sebagian anak anak terpilih kini telaj belajar di SMA, tepatnya di SMA Todaiba. Jyou sudah kelas 3. Taichi, Sora, dan Yamato di kelas 2 serta Koushiro dan Mimi di kelas 1. Sedangkan Takeru dan Hikari masih berada di SMP.

***

(Di Perpustakaan SMA Todaiba)

“ Koushiro! Sudah belum ngerjain pemprogramanmu? Aku mau curhat nih! ” , ujar Mimi di ruang itu.

Tep… Koushiro menutup laptopnya.

“ Ya sudah aku lanjutin dirumah saja nanti, by the way kamu mau cerita apa sih? Kayaknya penting banget. ” , seru Koushiro sambil mengalihkan pandangan ke Mimi.

“ Taichi………. Aku sebel sama dia. ” , ucap Mimi dengan wajah sayu.

“ Lho, kalian berantem lagi? Tentang apa sekarang? Tapi bukannya sudah biasa ya, sebentar lagi kalian juga baikan. ”

“ Bukan….. bukan itu masalahnya. Semenjak Taichi menjadi Ketua Osis, dia gak perhatian lagi ke aku. Dia sok sibuk banget, bahkan nelpon dan sms aku juga udah jarang. ”

“ Ya maklumlah, tanggung jawab Ketua Osis kan besar banget. ” ,ujar Koushiro berusaha menenangkan.

“ Tapi selain itu………… ” , Mimi tidak melenjutkan kata-katanya.

“ Kenapa? ”

“ Sekarang Taichi deket banget sama Angel, Wakil Ketua Osis itu, bahkan anak-anak kelas 2 menyebut-nyebut mereka sebagai pasangan yang paling serasi, Huh! ”

“ Hmmm…. Kamu cemburu ya Mimi? Ciee… Ciee…. ” , canda Koushiro

“ Ya iyalah aku cemburu, aku kan pacarnya! Kamu gimana sih, bukannya ngasih saran malah ngeledek. “ , Mimi ngambek.

“ Eh becanda, jangan ngambek gitu donk! Iya deh nanti aku bantu. ”

“ Bagus, sekalian bantuin aku ngerjain tugas matematika buat besok ya! ” , ucap Mimi sambil nyengir-nyengir kuda.

“ Huh aku ketipu nih! Ya sudah nanti kubantu. “

“ Duh makasih Koushiro, kamu memang sahabatku yang paling baik deh. ”

***

(Esok harinya di kelas 2-B)

Teeeeeeeeeeet…………

“ Ya anak-anak sampai disini dulu pelajaran kita hari ini, sekarang kalian boleh pulang. ” ,ujar guru matematika

Anak-anak kelas 2-b langsung berhamburan keluar kelas.

“ Eh Koushiro, temenin aku ke kelas 3-A yuk, aku sudah janjian jalan bareng Taichi nih. ” , seru Mimi pada Koushiro dilorong sekolah.

“ Oh jadi sekarang udah baikan lagi nih? Baru kemarin curhat, dasar! ” , ujar Koushiro datar.

“ Ya gitu dech, hari ini kan hari Anniversary kami satu tahun jadian, hihihi. ”


Kayaknya kaku banget ya ceritanya? Maklumlah masih chapter 1. Gw janji deh selanjutnya bakal lebih kaku lagi (lho? Hehehe). Oh iya, ada tokoh baru nih, namanya si Angel. Kalau sosoknya Angel itu sendiri, coba aja lw bayangan tokohnya Sailor Venus yang ada di Sailormoon. Cantik kan? Jelas aja si Taichi kesemsem,hehehe. Chapter 2 udah jadi juga, jadi langsung terusin baca aja ya and jangan lupa review! ^^

Monday, December 28, 2009

Who am I?




WHO AM I?















A-K-B-A-R-I..... Yups.. That's my name..
Cuma seorang laki-laki BIASA dengan berbagai kejadian luar BINASA yang mengiringi hidup gw. Hidup ditengah-tengah keluarga yang gw sendiri bingung ngejelasinnnya... Tapi yang pasti keluarga gw (terutama orang tua gw) adalah keluarga NOMOR SATU di dunia. I LOVE MY FAMILY SO MUCH!
Sekarang lagi 'kesasar' di PNJ jurusan Teknik Elektro program studi Teknik Telekomunikasi bersama orang-orang 'paling canggih' disekitaran Depok, Bogor, dan Jakarta yang bikin hidup gw lebih berwarna. They are great friends!
Kata orang, gw itu pendiam, pemalu, kalem, santun,dll But its just my other side.
Klo bagi gw, gw itu agak emosional, over sensitif, melankolis, moody banget, dan cocok banget meranin tokoh penjahat yang nyentrik,hahahaha. Mungkin cuma orang-orang yang udah deket banget sama gw yang bisa tahu siapa Akbari itu sebenarnya. Bukan bermaksud bermuka dua, tapi gw cuma gak mau lagi nyakitin orang-orang disekitar gw.
Yups.. di blog ini lw semua bisa lihat sisi-sisi lain dari diri gw yang mungkin gak pernah lw bayangkan (ceilah....sok ngartis banget.. hahahaha)
And finally, keep visit and read! ^^y